Petani Lada di Desa Bantilang Terancam Gagal Panen

Viewer : 666 Kali
Aktifitas Petani Lada - Merica di Pesisir Kecamatan Towuti
Aktifitas Petani Lada – Merica di Pesisir Kecamatan Towuti

Lutim, libasnews –

Petani merica (lada) di Desa Bantilang, Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur saat ini terancam mengalami gagal panen. Pasalnya, kemarau panjang berpotensi membawa dampak terhadap sejumlah lahan perkebunan merica di wilayah tersebut.

Akibat kendala kemarau panjang itu, para petani harus lebih ekstra keras dalam merawat perkebunan mericanya terutama tanaman lada yang sedang dalam masa pertumbuhan, karena sangat rawan mati. Jumlah tanaman lada yang mati saat ini memang masih sedikit, tapi banyak yang terancam.

Bagi para petani yang lahan kebunnya dekat sumber air, rutin menyiram tanaman mericanya dengan jumlah air cukup banyak dengan menggunakan mesin alkom agar terhindar dari kekeringan. Berbeda dengan yang lahan kebunnya jauh dari sumber air hanya biasa pasrah saja dengan keadaan.

Jaya Rimba, salah satu petani lada di Desa Bantilang mengungkapkan, dimusim kemarau ini banyak pohon lada yang mati dan mengalami gugur buah. Selain itu, pohon merica yang sudah berproduksi hasil panennya mengalami penurunan.

“Yang dikhawatirkan bila kemarau masih terus panjang, jumlah kematian pohon merica akan terus meningkat sehingga para petani akan banyak mengalami gagal panen,” ucap jaya.

Para petani berharap musim hujan akan segera tiba agar dapat mencapai hasil produksi lada yang maksimal.
Sebagaimana diketahui bahwa, selama ini komoditas tanaman merica merupakan SDA andalan wilayah Desa Bantilang sejak dahulu. Hasil panen mericanya berkualitas bagus dan sudah banyak diekspor ke berbagai daerah luar. (Jumar/Fr 082)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *