Aktivist LSM Minta Polisi Tangkap Mafia BBM Bersubsidi di Palopo

Viewer : 438 Kali
Tanki Rakitan Dalam Mobil Minibus Yang digunakan Mengambil BBM Bersubsidi di SPBU Sawerigading Palopo
Pengisian Antrian BBM Subsidi Jenis Solar di SPBU Sawerigading Palopo

Palopo, Libas News –

Belum selesai kelangkahan Bensin bersubsidi dipertamina, kini BBM bersubsidi jenis solarpun juga ikutan langkah diberbagai SPBU dikota Palopo.

Hal ini diduga kuat dimanfaatkan para mafia BBM yang keluar masuk Pertamina untuk menguras bahan bakar bersubsidi jenis solar tersebut lalu kemudian diduga kuat mereka kembali menjual BBM tersebut kepada perusahaan dengan harga non subsidi.

Banyak cara atau modus si mafia BBM untuk menguras BBM jenis solar bersubsidi disekitar Pertamina dikota Palopo, yang dimana diantaranya ada yang menggunakan mobil yang sudah modifikasi tangki diruangan bagian belakangnya dan ada juga yang menggunakan jerigen yang dimuat dengan mobil.

Aktifis LSM LPPM Indonesia Dahlan, S.H., sangat menyayangkan kelangkahan BBM yang terjadi di setiap SPBU dikota palopo yang diduga kuat dimanfaatkan oleh para mafia-mafia BBM yang secara terang-terangan mengisi BBM subsidi jenis solar dipertmina dengan menggunakan jerigen dan tidak lama kemudian jerigen tersebut dijemput dengan menggunakan mobil.

Hal tersebut terjadi karena kurangnya pengawasan dari dinas perdagangan dan juga penegak hukum sehingga para mafia BBM begitu leluasa menyedot BBM bersubsidi di SPBU dikota palopo.

Olehnya itu kami meminta kepada aparat kepolisian polres Palopo agar segera menindak lanjuti dan menangkap semua para mafia yang seringkali menyedot BBM subsidi jenis solar yang kini sedang marak dikota palopo, ” lanjutnya.

Saat wartawan media ini meninjau langsung disalah satu SPBU dikota palopo yang terletak di jalan Sawerigading, ternyata di SPBU tersebut terlihat banyaknya tumpukan jerigen mengantri untuk pengisian BBM jenis solar bersubsidi. (Herman/Fr082).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *