Anggota DPRD Koltim Geram Pengaspalan Dibiarkan Terbengkalai

Viewer : 107 Kali
IMG-20210419-WA0004
Anggota DPRD KOLTIM geram, pekerjaan pengaspalan dibiarkan terluntah-luntah

Laporan : Andi Zulfitrah

Kolaka Timur_Sultra, Libasnews.co.id-

berdasarkan laporan masyarakat bahwa pekerjaan pengaspalan Lere jaya dan irigasi yang sudah lama ada pemenang tendernya dan sampai hari ini belum dikerja, maka sebagai perwakilan masyarakat dan fungsi kontrol ,Hari ini anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sukur adam dari PKS bersama ketua komisi 3 Yudo (Nasdem) , serta anggota DPRD lainya, Sukirman (Golkar) Anas (PKS) yosep Sahaka (Golkar) , serta Kabid Bina Marga Dinas PU Koltim meninjau langsung rencana pengaspalan di Desa Lere Jaya Kecamatan Lambandia Kolaka timur sultra 19/04/2021.

Tentuya hal tersebut membuat geram para anggota DPRD Koltim. kenapa tidak, pekerjaan yang sudah di kontrak sejak 17 pebruari hingga memasuki april belum juga di kerja oleh pemenang tender yakni PT tritama artha Celebes dimana volume 4 km dengan anggaran 8 Milyar lebih dengan pagu anggaran 9 Milyar sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021.

Ketua Komisi 3 Yudo mendesak Dinas Pekerjaan Umum untuk segera melakukan peneguran terhadap kontraktor tersebut, “ini pekerjaan sudah memasuki 3 bulan harusnya ada peneguran, jangan dibiarkan terlunta lunta seperti ini”, kata Yudo dilokasi peninjauan rencana pengaspalan, senin (19/04).

Sementara itu Kabid Bina Marga Agus salim yang ikut di lokasi menjelaskan, bahwa peneguran ini sudah ada yang tangani yakni pihak PPK KPA yang bertanggung jawab penuh soal peneguran, ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD dari PKS Sukur Adam menuturkan, hari ini kami sudah melakukan monitoring terkait pengaspalan, namun kenyataanya belum ada progres, “olehnya itu sekembalinya dari sini kami akan berkordinasi dengan komisi terkait dan akan memanggil Dinas PU dan semuat yang terlibat, untuk memperjelas apa kendalanya, perlu juga diketahui bonafit nda ini kontraktornya, jangan sampai hanya menunggu uang muka, kalau namanya sudah kontrak berarti mengaku sudah siap untuk mengerjakan, khan dananya uda disiapkan negara, kalau sampai 3 bulan ini belum ada progres wah memperihatinkan juga”, tutupnya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *