Aparat Di Desa Laronanga Di Duga Melakukan Potongan BLT Desember Lalu

Viewer : 211 Kali
IMG-20210203-WA0000
Aparat Di Desa Laronanga Di Duga Melakukan Potongan BLT Desember Lalu

Konawe Utara_sultra, Libasnews.co.id-

Masyarakat Desa Laronanga Menilai pembagian BLT (Bantuan langsung tunai) Per-3 Bulan, (oktober november desember) Yang lalu ada indikasi kecuarangan Sebab Di antara 143 KK Hanya 19 orang yang menerima, Selasa, 2/2/2021.

Saat Tim media mewawancarai salah seorang masyarakat Laronanga Yang menerima Bantuan ,Tidak mau di sebutkan namanya mengatakan “” jika waktu penerimaan telah dekat, pihak aparat desa datang membawa Kartu penerima, Dan kartu penerima itu di Bebankan kepada kami Per KK sebesar 50 Ribu.Dan penerimaan kami terima 2 bulan sebelum adanya bantuan itu Terealisasi, kisaran 500.000 Ribu Rupiah ” Tuturnya.

Menurutnya Dari setiap potongan Itu dari dana 50 ribu arah ya ke mana Dan Buku rekening di pegang oleh bendahara. 

“Pokoknya dari dua kali kami terima selalu ada potongan ” Jelasnya.

” Dari Bantuan covid 19 Terdapat juga 1 karung Beras 15 KG, Dan itupun Hanya sekali saja ada Bantuan tersebut,selanjutnya Sudah tidak ada lagi”, Jelasnya.

Di lain pihak saat awak media mengompirmasi Kepada Anhar R selaku kepala desa Laronanga, Mengatakan kalau Dari Tahun 2019 semuanya DD Terealisasi, artinya kalau seperti itu dari masyarakat coba panggilkan saya, apa lagi Terkait BLT Dana desa Bisa saya hadirkan.

Di waktu Bersamaan Bendahara desa selaku Anak Mantu dari kepala desa mengatakan Dari Tahun 2015- 2016 Semuanya Terealisasi, seperti pembukaan jalan Baru, program air bersih, peningkatan jalan yang telah di buka, di tahun 2019 itu pot bunga namun banyak material ya yang terbawa banjir, pengadaan kursi dll.

Kalau di tahun 2020 fisik Hanya 1 yaitu balai pertemuan, namun sampai hari ini sudah 80% jika seandainya tidak ada covid-19 mungkin sudah selesai. Kita tahan – tahan anggaran di tahun 2020 karna ini kita antisipasi adanya bantuan bantuan, Nanti ada susahnya Bantuan Baru kita larikan ke fisik. Jelasnya

Supriadi selalu bendahara menambahkan “Untuk sekacamtan andowia, kita ini hanya ada 2 desa yang paling sedikit penerima BLT nya, Laronanga itu hanya 19 orang. Kenapa hanya 19 orang karna cuman itu yang memenuhi syarat. Itu sudah juknisnya dari atas dari 143 KK , Itupun yang memenuhi syarat bukan pak desa yang menunjukan hasil pleno kemarin pas rapat.

Jadi syaratnya itu Bagi masyarakat yang berpenghasilan 600 ke atas tidak menerima kalau yang 600 ke bawa itu yang menerima ” Tutur bendahara.

Mungkin kita di sini buka bukan saja, siapa di orangnya yang keberatan artinya BLT DI sini itu sudah periksa oleh inspektorat.

Laporan : Muh Fatur Rahman / Tim

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *