Dana Desa Lengkeka TA 2020 Disoal. Aparat Diminta Turun Tangan

Viewer : 109 Kali
Salah satu Proyek yang menggunakan dana Desa
Salah satu Proyek yang menggunakan dana Desa

Laporan : Andi Zhulfhitrah

Pelaksanaan anggaran Dana Desa tahun anggaran 2020 di Desa Lengkeka menuai sorotan masyarakat terkait dugaan korupsi anggaran Dana Desa.

Reprianus, PJ.Kepala Desa Lengkeka, Kecamatan Lore Barat Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah, saat dimintai keterangan mengatakan, “terkait dugaan yang disangkakan kepadanya yakni pelaksanaan pemeliharaan jalan usaha tani senilai Rp.200 juta lebih.

Hingga diturunkannya berita ini diketahui belum dilaksanakan pekerjaan pisiknya alias fiktif, kemudian pembangunan irigasi Potawua Tulumanu dengan volume +180 meter yang juga HOK nya belum di bayarkan kepada masyarakat yang di ketahui Rp. 30.000.000 per satu Rukun Tetangga (RT) dalam hal ini Kepala Desa meminta kesempatan hingga hari Sabtu 6/2/2020 untuk di lakukan pengembalian berdasarkan hasil musyawarah dengan perangkap desa dan Masyarakat, alasan Kepala Desa sehingga adanya temuan menurutnya ada kekeliruan pembayaran terhadap RT dan RW sehingga hal itu terbengkalai.

Berdasarkan narasumber yang dapat di percaya menyampaikan kepada redaksi media ini bahwa” Kepala Desa di duga kuat melakukan persekongkolan dengan bendahara desa (Jhon Paresa) terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa yang di maksud. Menurutnya selain anggaran irigasi dan anggaran pemeliharaan jalan tani yang tidak di laksanakan” ada juga dugaan penyalahgunaan sewa hand tracktor yang di kelola oleh kepala Desa, selain itu juga anggaran dana Badan Usaha Milik Desa (Bundes) yang di duga dikelolah tidak sesuai dengan juknis.

Terkait dengan hal itu, masyarakat Lengkeka meminta kepada aparat penegak Hukum agar segera memeriksa Kepala Desa Lengkeka dan Bendahara Desa Lengkeka untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *