Dir.Eksekutif Jari Indonesia Apresiasi sikap Kades Marana 

Viewer : 587 Kali
Dir.Eksekutif Jari Indonesia Apresiasi sikap Kades Marana
Dir.Eksekutif Jari Indonesia Apresiasi sikap Kades Marana

Pewarta : Enos

Editor : Andi S

Donggala_Sulteng, Libasnews.co.id –

Sikap kepala Desa (Kades) Marana Kecamatan Sindue, Lutfin, menantang Bupati Donggala Kasman Lassa melalui jalur hukum, mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. 

Salah satu diantaranya, Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Advokasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Indonesia (LSM-JARI INDONESIA), Andi Samsu Alam.

Menurut Andi Samsu Alam, yang akrab disapa Bang Andi, bahwa pernyataan oknum Bupati Donggala itu, justru akan menjadi bumerang bagi dirinya, apalagi jika yang memantik aksi oknum Kades tersebut adalah penahanan Dana Desa dalam setahun terakhir ini. 

“Pernyataan oknum Bupati Donggala yang saat ini sedang beredar di media online, akan melaporkan oknum Kades Marana, kita sangat sayangkan, dan terkesan sangat emosional, “tandas Bang Andi. 

Selain itu, Bang Andi, juga menyatakan bahwa pernyataan oknum Bupati Donggala itu, semestinya disampaikan secara persuasif, bukan dengan cara mengumbar pernyataan lewat media yang dapat memunculkan persefsi multitafsir dan membuat perasaan tidak nyaman. 

“Ini menyangkut wibawa birokrasi lho…, Kita hidup dinegara hukum dan seluruh warga negara indonesia dan tanpa terkecuali berpotensi melakukan upaya hukum, termasuk Oknum Pak Kades Lutfin, “terang Bang Andi. 

Sementara terkait dengan aksi oknum kepala desa Manara, Lutfin, turun kejalanan “mengemis” yang disinyalir menjadi pemicu pernyataan Oknum Bupati Kasman Lassa, menurut Bang Andi, itu sangat tidak menggelitik dan terkesan sangat lucu. 

“Semestinya sosok pemimpin di Daerah Donggala itu, berdayakan cara berpokir yang konstruktif, bukan menimpali persoalan dengan sikap emosional. Ini kan sangat lucu dan menggelitik jika dilakukan bedah kasus, “pungkasnya. 

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *