Dituding Sebar Hoax, Akun Emma Aish Terancam Pidana

Viewer : 61 Kali
Beredar Sebuah Postingan di Facebook dengan Akun Emma Aish itu Adalah Hoaks, Manton : Saya Akan Tindak Lanjut
Postingan akun Emma Aish yang dituding Hoaks

Laporan : Andi Zulfitrah

Kendari_Sultra, Libasnews.co.id-

Beredarnya sebuah postingan di sosial media yaitu Facebook yang di bagikan diberbagai macam group Facebook salah satunya adalah group KJB (Kendari Jual Beli) yang di posting oleh akun Facebook atas nama Emma Aish merupakan bentuk fitnah dan penyebaran berita hoaks. Hal itu disampaikan Manton, Senin, 23/08/2021.

Manton yang mengaku sebagai seseorang yang mirip dalam foto yang disebarkan dalam postingan Emma Aish tersebut.

Manton yang mengaku menjadi korban dalam postingan akun Facebook Emma Aish yang belakangan diketahui sebagai seseorang yang akrab disapa ibu Irma, geram dan angkat bicara.

Menurutnya, postingan tersebut diduga kuat ada keterkaitan dengan penerbitan berita usaha penampungan BBM yang diduga ilegal milik pemilik akun Facebook Emma Aish yang berjalan lebih kurang 2 tahun, dan hingga kini tetap beroperasi.

Dari penelusuran lapangan diketahui, pemilik akun tersebut menimbun BBM Jenis Solar tanpa ijin yang diduga didapatkannya dari sejumlah sumber, termasuk dari “perdagangan gelap”.

Menurut Manton, postingan akun Facebook atas nama Emma Aish disosial media (Facebook) berawal dari terbitnya sebuah berita yang ditujukan pada usahanya.

Kepada awak media Manton menjelaskan jika postingan tersebut dapat di jerat dengan UU ITE, dan juga pidana umum berupa pencemaran nama baik.

“Apalagi dalam postingan status tersebut dicantumkan sebuah foto,” terang Manton.

Akibat postingan itu, sejumlah komentar yang bernada menyudutkan pun bermunculan.

Selain pernyataan dalam status, akun Emma Aish dalam kolom komentar menulis, “ya begitulah benalu berlindung di balik profesi jadi padahal tidak lebih dari preman tukang palak”.

Kepada awak media, Manton mengaku sangat menyayangkan ulah pemilik akun Emma Aish yang disebutnya dengan nama Ibu Irma.

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan atas postingan ibu Irma dengan akun FB bernama Emma Aish. Dan saya menilai bahwa postingan tersebut mengandung unsur tindak pidana yaitu dijerat dengan UU ITE dan pencemaran nama baik melalui sosial media” Ucap Manton.

“Disisi lain, postingan tersebut juga menggunakan Hak Cipta saya, dia menggunakan gambar Hak Cipta seseorang tanpa izin itu melanggar aturan apalagi gambar tersebut digunakan untuk mencemarkan nama baik saya, bahkan diduga mencemarkan hasil karya cipta saya tanpa izin,” lanjutnya.

“Pidana bagi pelaku yang telah melanggar atau mengambil hak cipta tanpa seizin pencipta dapat di pidana dan diatur oleh Pasal 113, yang berbunyi,” lanjut Manton menjelaskan.

Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000 (seratus juta rupiah).

“Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c, huruf d, huruf f, dan/atau huruf h untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)”. Dan 

Setiap Orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah),” urainya.

Manton menegaskan tidak akan membiarkan persoalan yang dinilainya telah merusak nama baik tersebut berlalu begitu saja.

Manton yang mengaku nama baiknya telah dicemarkan akan menindaklanjuti dengan membuat laporan secara resmi, baik secara pribadi maupun kelembagaan.

Selain akan melaporkan dugaan pencemaran nama baik, melalui kelembagaan, Manton mengaku  akan membuat dugaan penjualan dan penampungan BBM Ilegal yang diduga kuat dilakukan pemilik akun Emma Aish.

“Saya akan tindak lanjuti terkait kasus ini, pertama melaporkan resmi atas usaha ilegal penimbunan tanpa izin. Kedua melaporkan terkait ITE dan Hak Cipta yang di salah gunakan,” tambahnya.

“Saya juga berharap, kepada publik atau para netizen yang melihat status tersebut untuk tidak memberikan komentar sembarangan tanpa mengetahui yang sebenarnya apa yang terjadi” pungkas Manton.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *