Gubernur LIRA Sultra Dukung Pihak Pengelola Tugu Religi Agar Segera Di Lakukan Pembenahan

Viewer : 22 Kali
IMG-20210208-WA0005
Logo LIRA

Laporan : Andi Zhulfitrah

Kendari_Sultra, Libasnews.co.id-

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulawesi Tenggara (Sultra) dukung dinas cipta karya provinsi sulawesi tenggara agar segera melakukan pembenahan tugu persatuan MTQ atau disebut Tugu Religi sulawesi tenggara yang merupakan icon sultra.”hal itu di ungkapkan Karmin selaku Gubernur LIRA Sultra kepada wartawan senin (08/02/2021) melalui via whatsappnya.

Dalam wawancara media ini kepada Gubernur DPW LIRA Sultra melalui via whatsapp yaitu pengurus dewan pimpinan wilayah lumbung informasi rakyat sulawesi tenggara, melalui karmin selaku ketua melakukan komunikasi kepada kadis Cipta Karya Provinsi Sulawesi Tenggara dalam hal ini DR H. FAHRY YAMSUL,M.Si, dalam hasil konfirmasinya menjelaskan pihaknya akan segera melakukan pembenahan di pelataran tugu persatuan MTQ , dimana sempat terhenti karena anggaran pemeliharaan di pending di karena adanya covid -19, jadi seluruh anggaran di pusatkan penangangan covid-19,ungkap Kadis Cipta karya kepada Ketua DPW LIRA Sultra.

menurut karmin Kadis cipta karya mengharapkan kepada teman-teman lembaga aktivis dan rekan-rekan wartawan sebagai lembaga sosial kontrol diwilayah sultra agar memberikan dukungan kepada kami agar program bisa berjalan dengan baik,”Pinta Kadis Cipta karya kepada Gubernur Lira sultra dalam komunikasinya.

Karmin juga menambahkan bahwa saya selaku pengurus DPW Lira sultra sangat mendukung Dinas Cipta karya sultra yang dipimpin oleh Dr. Ir.Pahri Yamsul yang selaku pengelola Tugu Religi MTQ sultra, agar segera melakukan pembenahan, supaya masyarakat sultra bisa lebih puas lagi bila berkunjung di pelataran tugu MTQ tersebut agar bisa lebih nyaman lagi masyarakat dalam beraktivitas disana.”kata karmin dalam keterangan pers rilisnya kepada media ini.

Saya juga sangat mengapresiasi kepada teman-teman jurnalis yang sudah meliput dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pelataran tugu MTQ sudah penuh rumput bagai hutan di tengah kota butuh pembenahan dan perhatian dari pemerintah atau pihak terkait.

Sebab jurnalis itu adalah sebagai lembaga publik atau lembaga sosial kontrol yang harus kita apresiasi maka dengan adanya pemberitaan maka pemerintah bisa lebih giat dalam bekerja untuk masyarakat.”Tutup, karmin.

Logo LIRA
ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *