Ipal RS.Hikmah Masamba Disoal, DLH Lutra Diminta Tegas

Viewer : 422 Kali
RS-HIKMAH-MASAMBA

Septic Tank RS.Hikmah Masamba
Saluran pembuangan limbah RS.Hikmah dari septick tank ke drainase menuju pemukiman warga

Masamba, Libasnews.co.id-
Penanganan limbah di Rumah Sakit Hikmah Masamba kembali disoal.
Musnahar, sekjend DPP LPPM Indonesia bahkan mensinyalir adanya upaya pembiaran dari dinas lingkungan hidup menyikapi adanya dugaan pencemaran lingkungan yang diduga dilakukan RS. Hikmah Masamba.
Pernyataan tersebut disampaikan Musnahar Minggu, 30/8/2020, usai berkunjung ke RS. Hikmah Masamba.
Menurutnya, pengelolaan limbah di RS. Hikmah Masamba seharusnya sudah mendapat perhatian dari dinas lingkungan hidup dan beberapa instansi terkait sejak pertama kali mereka menyampaikannya kepada publik melalui pemberitaan dibeberapa media.
Musnahar berharap, DLH Luwu Utara serta beberapa lembaga / institusi terkait guna segera melakukan berbagai upaya sesuai tugas pokok dan fungsi yang dimiliki.
“Kami berharap DLH Lutra dan semua elemen terkait segera merespon dan menyikapi persoalan ini,” harapnya.
Selain menyampaikan lewat pemberitaan dibeberapa media, Musnahar juga mengaku telah berkoordinasi dengan staf DLH Lutra beberapa hari lalu guna menindak lanjuti persoalan penanganan limbah di RS.Hikmah Masamba.
“Kami juga sudah berkoordinasi langsung dengan salah satu staf DLH Luwu Utara, dan mereka pun berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut,” terangnya.
Lebih jauh aktivist pegiat sosial kemasyarakatan ini kembali membuka hasil temuannya usai mengunjungi RS.Hikmah, minggu,30/8/2020.
Dalam pemantauan langsung yang dilakukannya diarea RS.Hikmah Masamba, dirinya mengaku melihat langsung saluran pipa pembuangan limbah dari safety tank ke area pemukiman warga melalui drainase.
“Ini hanya salah satu temuan yang bisa dilihat langsung. Belum lagi pengolahan limbahnya, baik limbah B3 maupun Non B3,” jelasnya.
Untuk itu, dirinya meminta DLH Luwu Utara bersama berbagai komponen terkait segera mengambil langkah tegas terkait persoalan limbah di RS.Hikmah Masamba tersebut.
Dirinya mencontohkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan DLH Luwu Utara yakni menyurati dan melakukan pengecekan langsung kelapangan, hingga memanggil pihak RS.Hikmah Masamba untuk dimintai penjelasan terkait pengelolaan limbahnya.
“Dan jika ditemukan adanya pencemaran lingkungan akibat pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar, pihak DLH Wajib menerbitkan surat pemberhentian sementara aktivitas dirumah sakit tersebut,” tegasnya.
Melalui awak media ini Musnahar menegaskan akan tetap memantau dan melakukan berbagai langkah hukum terkait dugaan pencemaran lingkungan yang terjadi di RS. Hikmah Masamba.
“Kalau sampai persoalan ini tetap didiamkan, kedepan kami akan meminta DPRD Luwu Utara untuk memanggil dan meminta penjelasan RS.Hikmah dan DLH Luwu Utara,” lanjut Musnahar.
Selain itu, upaya lain yang akan dilakukan dalam kapasitasnya selaku salah satu pegiat sosial kemasyarakatan jika persoalan tersebut tetap belum mendapat respon adalah membuat laporan resmi kebeberapa lembaga tinggi terkait, termasuk kebagian pengawasan rumah sakit dan komisi akreditasi rumah sakit.
“Intinya kami akan terus memantau penanganan berbagai permasalahan yang ada di RS.Hikmah Masamba hingga tuntas.” Tutup Musnahar. (Jumar S.)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *