Isu Temuan Inspektorat Di 7 Desa Kian Mendapat Perlawanan

Viewer : 709 Kali
Kepala Desa Pasi-Pasi
Kepala Desa Pasi-Pasi

Malili, libasnews-
Merebaknya isu temuan inspektorat luwu timur di 7 Desa, yang terpublish lewat pemberitaan salah satu media Online, semakin memunculkan “komplin perlawanan” sejumlah Desa.
Setelah Desa Baruga, kini komplin pun datang dari Desa Pasi-pasi, Kecamatan Malili.
Kepada awak media ini, Yusuf Saman, Kepala Desa Pasi- Pasi saat ditemui dirumahnya, sabtu, 2/11/2019 mengaku heran dengan pernyataan pihak inspektorat di media yang menyebutkan ada 7 desa di kecamatan Malili yang terdapat temuan, termasuk desanya.
Menurut Yusuf Saman, sampai saat ini pun dirinya belum mengetahui apa maksud pihak inspektorat Luwu Timur merilis pemberitaan tentang temuan LHP di 7 Desa yang mereka ungkap dimedia.
“Saya belum tau temuan seperti apa yang dimaksud inspektorat karena belum ada kejelasan yang pasti,” ucapnya.
Lebih jauh dirinya selaku kepala desa yang nama desanya disebut dalam “ekspose” inspektorat beberapa waktu lalu mengaku sangat menyayangkan sikap pihak inspektorat yang kini justru semakin membiarkan isu temuan ini kian menyebar tanpa memberi penjelasan maksud dari pernyataan mereka mengekspose LHP ke Media.
Yusuf Saman mengaku, hingga saat ini mereka pun belum mendapat penjelasan dari Inspektorat tentang rincian temuan yang sebelumnya diungkap ke publik.
“Kami belum dapat listnya tentang temuan tersebut. Saya juga heran dengan adanya isu yang tersebar dimedia,” ungkap Yusuf Saman heran.
Menyikapi isu “temuan” yang menyebut nama Desanya tersebut, pihak Pemdes Pasi-pasi mengaku akan menemui inspektorat Luwu Limur untuk memperjelas maksud dari “pengumuman” temuan di media.
“Nanti hari senin baru ketemu inspektorat untuk memperjelas tentang adanya temuan kerugian negara.” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak inspektorat tetap bungkam.

Salam Latief, kepala Inspektorat Luwu Timur yang dihubungi via telepon selulernya tetap bungkam.

Hal yang sama pun dilakukan Sofyan, salah satu auditor inspektorat Luwu Timur.

Berulang kali dihubungi melalui telepon selulernya, auditor inspektorat Luwu Timur ini pun bungkam. (Jumar).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *