Jelang Penetapan Paslon, Bupati Morut Gelar Rapat Koordinasi Pemantapan Satgas Covid-19

Viewer : 110 Kali
IMG-20200922-WA0029
Jelang Penetapan Paslon: Bupati Morut Gelar Rapat Koordinasi Pemantapan Satgas Covid-19

Morut_Sulteng, LibasNews.co.id –

Jelang Penetapan Paslon Bupati/Wakil Bupati Morowali Utara (Morut), Pemerintah Daerah (Pemda) Morut gelar rapat koordinasi, di ruang kerja Bupati, Kolonodale, Senin (21/09/20)

Rapat Koordinasi dimaksudkan dalam rangka Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pencegahan dan pengendalian covid-19 pada Pilkada serentak 2020 yang Aman, Damai dan Sehat, di Morut.

Rapat dibuka langsung Bupati Morut, Moh.Asrar Abd Samad, didampilngi Kapolres Morut AKBP Bagus Setiawan, Ass I Pemda Motut Victor Tamahi, Kepala Dinas Kesehatan Delnan Lauende dan Dandim 1311/Morowali diwakili Batibung Kodim 1311 Morut Pelda Masgolkar Takasenserang

Disisi lain tampak hadir, Kepala Dinas BPBD Morut Nimrod A.Tandi, Kepala Dinas Perhubungan Ferdinand, Kepala Kesbangpol Morut Yan Botuale, Kasat Pol PP Buharman, Ketua KPU Morut Yusri Ibrahim, Kordinator Devisi Pengawasan Bawaslu Rudy Hartono, Paslon Handal H.Abudin Halilu dan LO Koalisi DIA.

Pada kesempatan itu, Moh. Asrar menegaskan, pentingnya setiap Paslon Bupati/Wakil Bupati mematuhi standar protokol kesehatan dalam setiap melakukan kegiatan.

Demikian pula ditegaskan AKBP Bagus Setiawan, pihak penyelenggara kegiatan Pemilihan Bipati/Wakil Bupati dan seluruh element terkait lainnya diintruksikan agar mentaati protokol kesehatan, sebagaimana yang diamanatkan PKPU No.10 tahun 2020.

Terkait Protap Covid-19 dalam pelaksanaan kampanye, Delnan Lauende memaparkan, Bahwa pihak Satuan Gugus (Satgas) Covid-19 telah mempersiapkan langka strategis untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi.

“Kita telah mempersiapkan langka strategi mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Perbup Morut telah mengatur setiap pelanggaran dalam masa pilkada ini, “tandas Delnan.

Delnan juga menyampaikan, “Bagi yang melakukan pelanggatan protap covid-19 dimasa kampanye, akan dikenakan sanksi denda 500ribu rupiah, sesuai dengan Perbup No.24/tahun 2020, “imbuhnya (AL).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *