Kadis BPMD Konawe Sikapi Dugaan Pemalsuan Tandatangan di-LPJ Desa Saponda Laut

Viewer : 160 Kali
Keni Yuga Permana S.Stp,M.Ap, Kepala dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe
Keni Yuga Permana S.Stp,M.Ap, Kepala dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe

Laporan : Andi Zulfitrah

Konawe_Sultra, Libasnews.co.id-

Menyikapi informasi dugaan pemalsuan tanda tangan dan pembayaran honor aparat desa yang tidak sesuai aturan, Kepala dinas Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe angkat bicara.

Ditemui diruang kerjanya, Keni Yuga Permana S.Stp,M.Ap., yang saat ini menjabat Kadis BPMD Konawe, mengaku telah menerima laporan dari masyarakat.

Dirinya pun mengaku telah memanggil Abdul Azis untuk segera membayarkan kekurangan honor aparat desanya sesuai peraturan perundang-undangan yang ada.

“untuk masalah pembayaran Honor aparat saya sudah terima laporannya dari Tenaga kesehatan atas nama Syamsul, dan saya sudah panggil kepala Desa Abdul Asis untuk segera membayarakan sisa kekurangan honor aparat desanya yang sesuai dalam perbub ADD,” ucap Kadis

Menurut Kadis BPMD, Kepala Desa Abdul Azis telah berjanji akan membayar kekurangan honor tersebut setelah selesai mengurus persalinan anaknya.

Untuk dugaan pemalsuan tanda tangan yang sebelumnya telah diberitakan, kadis BPMD mengaku baru mengetahui.

“Adapun dugaan masalah pemalsuan tanda tangan ini baru saya tau,” tutur Keni Yuga Permana.

Meski mengaku belum bisa memastikan adanya pemalsuan tanda tangan warga, namun dirinya tetap menghormati keluhan masyarakat yang mengaku tidak pernah bertanda tangan, dan mempersilahkan masyarakat untuk melapor.

Kepada awak media ini, Keni Yuga Permana menjelaskan jika Laporan pertagung jawaban telah masuk, berarti sudah ada tanda tangan.

“Silakan masyarakat laporkan, yang perlu juga saya lihat disini bahwa laporan pertangung jawaban sudah masuk berarti ada tanda tangan, karna sarat untuk tahap pencairan itukan harus ada laporan pertagung jawabannya,” terangnya.

Menyikapi surat pernyataan yang dibuat masyarakat, dirinya mengaku akan segera menindaklanjuti.

“Saya akan tidak lanjuti dan memeriksa bentuk laporan kepala desa masalah pencairan yang empat bulan, dan apa bila ditemukan terbukti itu sudah bukan Rana saya, tetapi sudah kewenangan Aparat penegak hukum Kabupaten Konawe,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya kades Saponda Laut diberitakan terkait pembayaran honor aparat desa yang diduga telah disunat, serta adanya dugaan pemalsuan tandatangan warga dalam laporan pertanggung jawaban keuangan yang menjadi pelengkap administrasi LPJ Desa.

ARTIKEL TERKAIT

One thought on “Kadis BPMD Konawe Sikapi Dugaan Pemalsuan Tandatangan di-LPJ Desa Saponda Laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *