Kawanan Penipu “Online” Kembali Dibekuk Tim Resmob Polres Lutra

Viewer : 670 Kali
Pelaku Penipuan Online

Masamba_Lutra, Libasnews.co.id-

Menindak lanjuti LP / 215 / X / 2019, tanggal 7 Okt 2019 setelah membahas dan menangani tersangka lelaki SAHRUL GUNAWAN, pada hari Senin tgl (23 / 12-19) jam 02.00 wita, bertempat di Dusun Malangke IV Desa Pincepute Kec. Malangke Kab. Lutra Unit Resmob Sat. Reskrim Res. Lutra dipimpin oleh AIPDA IKHSAN kembali melakukan penangkapan terhadap lelaki RAHUL warga Dusun. Kambisa Desa Baku-Baku Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten, Luwu Utara.

Dianggap setelah dilakukan pemeriksaan terhadap TSK. SAHRUL GUNAWAN dan menerangkan melakukan melalui media elektronik ini bekerja sama dengann, MUHAMMAD RAHUL, membuat Unit Tipiter berkoordinasi dengan Unit Resmob, membantu dan mencari informasi tentang  MUHAMMAD RAHUL dapat digunakan di rumah orang tuanya di Dusun Malangke IV Desa. Pincepute Kecamatan Malangke, petugas langsung melakukan penangkapan dan saat diinterogasi maka diakui telah melakukan pembayaran dengan cara menjual ponsel fiktif di medsos Facebook bersama-sama dengan TSK. SAHRUL GUNAWAN dan setelah korban tergiur dan mentransfer uang kepada TSK sebesar Rp. 2,750.000, – (dua juta tujuh ratus lima puluh ribu) namun mereka tidak mengirim ponsel yang diminta setelah itu. MUHAMMAD RAHUL dan BB terdiri:

– 1 (satu) unit HP samsung lipat biru diambil Polres Luwu Utara untuk proses dengan, sebesar Rp. 2.750.000 hasil perolehan tersebut bagi mereka  SAHRUL GUNAWAN mendapatkan Rp. 2.250.000 ,, dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah, MUHAMMAD RAHUL mendapatkan Rp. 400.000.

Sementara Rp. 100.000  disisakan menjadi saldo dalam No. Rek Mandiri yang mereka gunakan.

Perbuatan tersangka SAHRUL GUNAWAN dan MUHAMMAD RAHUL disangkakan Perkara Tindak Pidana Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak, berita bohong dan yang mengatasnamakan  , menangkan, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, membeli, mencari atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, atau rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk mentransfer barang,, atau meminta uang tunai  . Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Subsidair Pasal 378 KUH Pidana.

Ditempatkan terpisah Kapolres Lutra Akbp Agung Danargito, S. Ik, M.Si melalui pesan Whatsapp mengatakan bahwa perkara Kejahatan Penipuan melalui Media elektronik akan dikembangkan terus dan diproses hukum. ( Syamsir Sony )

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *