LSM Snak Markus Sultra Akan Laporkan Dugaan Penjualan Bantuan Alsintan Bombana

Viewer : 139 Kali
Manton, Sekretaris Snak Markus Sultra
Manton, Sekretaris Snak Markus Sultra

Laporan : Andi Zulfitrah

Bombana_Sultra, Libasnews.co.id-

Merebaknya isu penjualan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kelompok tani berupa mesin pemotong padi merk ISEKI, Combien Harvester HC. 80P, membuat salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat disultra geram.

LSM yang menamakan diri Solidaritas National Anti Korupsi dan Anti Makelar Kasus (Snak Markus) Sulawesi Tenggara ini pun angkat bicara.

Ditemui disela kegiatannya, Jum,at, 30/04/2021, Manton, Sekretaris Korwil Snak Markus Sultra, mengungkapkan adanya sejumlah fakta jika bantuan Alsintan yang seharusnya untuk diberikan kepada kelompok tani tersebut, justru telah diperjualbelikan oknum tidak bertanggung jawab dengan menggunakan “Modus” kerjasama.

Kepada awak media ini Manton mengukapkan adanya indikasi kuat jika bantuan Alsintan pemotong padi merk ISEKI, Combien Harvester HC. 80P tersebut telah diperjualbelikan dengan harga Rp. 90.000.000 (Sembilan Puluh Juta Rupiah).

“Dari hasil investigasi sementara kami menyebutkan adanya penjualan Alsintan pemotong padi merk ISEKI, Combien Harvester HC. 80P dengan harga 90 juta rupiah, tetapi dibuat kesepakatan bahwa Aslintan tersebut telah disewakan. Jadi ketika ada tim pemeriksaan, maka surat peryataan kerjasama itulah yang akan diperlihatkan nantinya,” ungkap Manton.

Lebih jauh Manton menduga adanya andil dinas terkait didaerah dalam proses jual beli bantuan Alsintan tersebut.

Hal itu menurut Manton tergambar dari pernyataan oknum sekretaris kelompok tani yang mengaku mendapatkan bantuan Alsintan tersebut “tidak gratis”.

Untuk itu, dirinya selaku salah satu aktivis lembaga sosial kontrol di Sulawesi Tenggara merasa terpanggil untuk mengungkap lebih jauh bantuan Alsintan tersebut, dan berencana akan melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

“Seharusnya Alsintan tersebut diperuntukkan untuk kelompok tani untuk di pakai bersama – sama oleh anggota Kelompok tani. Tetapi apa yang terjadi, justru aslintan tersebut telah dijual. Atas dasar itulah sehingga kami yang tergabung didalam lembaga Snak Markus Sultra akan menindaklanjuti dan melaporkan ke pihak yang berwenang,” Ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan Laporan yang nantinya dimasukkan, akan mengembalikan bantuan tersebut ke Masyarakat penerima manfaat.

“Insya allah rencananya kami dari LSM Snak Markus Sultra akan melaporkan agar bantuan Alsintan tersebut bisa di ambil kembali yang telah dikirim ke Soppoeng,” harapnya.

Dirinya pun berharap, Kejaksaan Negeri Bombana dan Kejati Sultra benar-benar serius menangani dan mengungkap dugaan praktek jual-beli bantuan Alsintan di Sultra, khususnya di kabupaten Bombana.

“Kami juga berharap, pihak penegak hukum dan instansi terkait baik itu Kejaksaan Negeri Bombana maupun Kejaksaan Tinggi Sultra untuk segera memeriksa bantuan Alsintan tersebut.” Imbuhnya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *