Mega Proyek PASAR RAKYAT BATURUBE Diduga Sarat Penyimpangan, Kajari Morut Diminta Turun Tangan

Viewer : 291 Kali
Banguna Pasar di Baturube, Sulteng

Morut_Sulteng, Libasnews.co.id-

Mega Proyek Pembangunan Los Pasar Baturube, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), diduga kuat sarat masalah, Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Morut diminta turun tangan.

Pasalnya, proyek yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019 dengan total anggaran mencapai 1,2 Milyar yang dikerjakan oleh pihak rekanan CV. Assaqti Morita itu, hingga bulan pebruari 2020 belum juga selesai.

Pantauan kru libasnews.co.id di daerah itu, bahwa bangunan yang semestinya selesai berdasarkan kontrak kerja per bulan Desember 2019 dalam kurun waktu 180 Hari Kelender, dimulai tertanggal 21 Juli 2019 hingga saat ini (02/02/20) masih dalam tahap pengerjaan. Ditengarai beberapa pekerja yang aktif dan sejumlah bahan bangunan berserakan ditempat itu.

Sementara, menurut keterangan sejumlah sumber yang yang dihimpun di tempat itu, bahwa Mega Proyek yang sudah menelan anggaran cukup besar itu, belakangan terungkap nama salah seorang oknum Anggota DPRD Morowali Utara berinisial “M” dan oknum anggota Polisi aktif yang saat ini bertugas diwilayah Resort Morowali Utara.

“Proyek ini anggota DPR yang punya pak. Anggota baru terpilih kemarin. Yang mengerjakan suaminya anggota Polisi, mantan Kapolsek” Ungkap Pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Terkait dengan Proyek tersebut, Sejumlah Element Masyarakat Kecamatan Bungku Utara mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Cabang Morowali Utara turun tangan mengusut tuntas segala permasalahan yang berhubungan dengan bangunan tersebut.

Andi Samsu Alam, Dir.Eksekutif LSM JARI Indonesia, saat ditemui secara terpisah di daerah itu, mengungkapkan bahwa terkait pembangunan Mega Proyek tersebut, dalam waktu dekat ini akan melakukan upaya konsolidasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah di Palu, guna membahas rencana laporan dugaan implikasi kegiatan itu.

“Saya dalam waktu dekat ini akan menemui Kajati, untuk berkoordinasi, terkait proyek pasar itu. Kita lihat saja nanti, kalau mengenai siapa yang terlibat, nanti kita akan lihat. Akan tiba saatnya” pungkas Andi Alam.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak rekanan yang bertanggung jawab atas Mega Proyek tersebut, belum sempat dikonfirmasi. Saat kru investigasi libasnews.co.id mendatangi tempat itu, yang bersangkutan sedang tidak ada ditempat. (tim)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *