Omnum Kades Diduga Berdayakan Pungli Sertifikat

Viewer : 479 Kali
pungli (1)
Ilustrasi Penangkapan Pungli

Malili, libasnews-
Sejumlah warga kabupatem Luwu Timur kembali diresahkan dengan ulah oknum kades yang meminta “biaya” kepada setiap penerima sertifikat.
Seorang sumber yang enggan namanya disebutkan mengaku terpaksa menyerahkan sejumlah uang karena sangat membutuhkan sertifikat tersebut untuk menjamin kepemilikan lahan miliknya.
Menurut sumber yang mengaku sebagai penerima manfaat sertifikat tersebut, bukan hanya dirinya, sejumlah masyarakat yang menjadi penerima sertifikat bantuan ini merasa sangat terbebani.
Warga asal desa ledu-ledu kecamatan wasuponda ini mengungkapkan bahwa semua warga yang mendapat jatah sertifikat bantuan pemerintah, khususnya didesanya diwajibkan membayar oleh oknum kades dengan alasan bahwa pungutan tersebut arahan dari Badan Pertanahan Negara (BPN) Lutim.
Andi Ahmad, Kepala Desa Ledu-ledu, salah satu kepala desa yang namanya disebut telah memberlakukan pungutan bagi penerima sertifikat enggan berkomentar.
Dihubungi via telepon selulernya, Kades Ledu-ledu tidak mengangkat teleponnya. Pesan singkat shot massage service (sms) pun tak dijawab.
Terpisah, Annanias Ganna, Kepala Desa Wasuponda yang juga namanya disebut memberlakukan pungutan kepada penerima manfaat sertifikat justru mengaku jika saat itu bukan lagi tanggungjawabnya.
Melalui pesan whatsapp, Annanias Ganna mengaku saat pembagian sertifikat, dirinya sudah tidak menjabat.
“Maaf pak sy sdh tdk aktif cobaki hubungi plt kads,” jawab Annanias Ganna.
Annanias mengaku bahwa yang bertanggungjawab saat pengurusan sertifikat adalah pelaksana tugas kepala desa. (Arsad/R1)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *