Pasca “Ribut”, Stok BBM dan Antrian di SPBU Puncak Indah Malili Mulai Normal

Viewer : 219 Kali
Kondisi SPBU Puncak Indah 11/1/2020 yang tampak mulai lengang dari oknum pebisnis liar BBM Bersubsidi
Kondisi SPBU Puncak Indah 11/1/2020 yang tampak mulai sepi dari oknum pebisnis liar BBM Bersubsidi

Malili_Lutim,Libasnews.co.id-
Sejak terjadinya keributan antara salah satu pemilik kendaraan yang hendak mengisi BBM jenis Premium dengan beberapa warga yang diduga kuat sebagai pebisnis liar BBM bersubsidi di SPBU Puncak Indah beberapa hari lalu, kondisi antrian pengisian BBM bersubsidi nampak mulai normal.
Selain antrian, para oknum “pebisnis liar” BBM bersubsidi pun nampak mulai lengang.
Dari pantauan awak media ini Sabtu,11/1/2020 di SPBU 74-929-02 yang terletak didesa puncak indah kecamatan malili kabupaten luwu timur, para pebisnis liar yang biasa ramai berseliweran membawa dan mengisi jerigen di SPBU tersebut mulai tak nampak.
Bahkan kendaraan yang kerap kali mondar-mandir ke SPBU untuk mengisi BBM bersubsidi mulai berkurang.
Stok para penjual BBM bersubsidi yang bertebaran diseputar SPBU pun mulai berkurang.
Stok BBM bersubsidi jenis Premium dan solar pun tampaknya sudah cukup tersedia.
Dari pengamatan sejumlah awak media yang mencoba memantau kondisi di SPBU Puncak Indah ini, BBM subsidi yang sebelumnya selalu dinyatakan habis walaupun masih pagi hari, nampak mulai normal.
Salah satu awak media ini yang coba memasuki area SPBU untuk melakukan pengisian nyaris tidak menemukan lagi pelansir, baik yang menggunakan kendaraan roda dua, maupun roda 4.
Selama pengamatan awak media selama proses pengisian, tampak hanya seorang pria paruh baya membawa 1 jerigen yang diperkirakan berisi 10 liter premium.
Seorang pengemudi mobil asal Wandula yang coba diwawancarai awak media ini pun mengaku bersyukur bisa mendapatkan BBM dijam seperti itu.
Menurut sopir yang mengaku setiap hari melewati rute ini, pada jam seperti itu (sekira pukul 10.00 pagi), di SPBU tersebut sudah terpasang tulisan kosong.
“Saya tiap hari lewat disini pak. Setiap saya lewat pasti kosong. Tapi sekarang alhamdulillah sudah adami.” Ungkapnya bersyukur.
Menurut sopir angkutan ini, ketersediaan BBM sangat berpengaruh bagi kehidupan mereka.
Yang lebih parah, lanjut sopir angkutan ini, disaat sudah siang hari, jangankan BBM bersubsidi seperti Solar dan Premium, BBM jenis pertalite pun sudah habis. Ungkapnya kesal.
“Tapi sukurmi ini pak. Mudah-mudahan begini terusmi (BBM ada)”, harapnya. (Arsad/R1)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *