Penanganan Laporan Dugaan Korupsi Dana Desa Kedaton Lamban, Pelapor Tuntut Transparansi Penyelidikan

Viewer : 372 Kali
Kantor Desa Kedaton

Oku, Libasnews.co.id-

Penanganan laporan dugaan penyalahgunaan dana desa Kedaton TA.2019 yang telah disampaikan warga ke Mapolres dan Kejaksaan Negeri Oku terkesan Lamban.
Win Mukhsin Fauzi, yang menjadi pelapor dalam kasus berbagai dugaan tindak pidana korupsi penggunaan dana Desa Kedaton TA.2019 pun menyesalkan sikap aparat penegak hukum, khususnya kejaksaan dan kepolisian selaku penerima laporan yang hingga saat ini belum memberikan informasi perkembangan penyelidikan.
Pria yang akrab disapa winfauzi ini menjelaskan, laporan dugaan penyalahgunaan dana desa Kedaton, APBDes Perubahan Tahun 2019 diserahkan kepada kepolisian dan kejaksaan Oku, 15/5/2020 lalu.
Lebih lanjut Winfauzi menjelaskan bahwa dirinya sudah berulang kali mencoba mempertanyakan laporan dugaan korupsi yang telah dimasukkan, namun baik jaksa maupun kepolisian belum memberikan jawaban.
Melalui awak media ini winfauzi berharap, aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional dan proporsional, serta sesegera mungkin memberikan informasi kepada warga tentang perkembangan terkini penanganan kasus dugaan korupsi desa kedaton, terutama kepada dia selaku pelapor.
Winfauzi mengaku akan terus memantau dan mengawal perkembangan laporan dugaan korupsi dana desa tersebut.
Kini Winfauzi mengaku terus menggalang dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum Komunikasi BPD Kab. OKU.
Kepada awak media libasnews Winfauzi menegaskan akan menyampaikan persoalan laporan tersebut ke Polda dan kejati Sumatera Selatan hingga keMabes Polri dan kejagung jika saja laporan mereka tetap tidak ada kabar. (Alv)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *