Pengelolaan Dana PKH Luwu Utara Dipertanyakan

Viewer : 644 Kali
Paket sembako dari salah satu warung elektronik Luwu Utara yang dibeli dengan kartu PKH
Paket sembako dari salah satu warung elektronik Luwu Utara yang dibeli dengan kartu PKH

Masamba, Libasnews.co.id-
Bantua sosial dari dinas sosial kabupaten Luwu Utara dipertanyakan.
Pasalnya, bantuan yang menurut warga senilai Rp.200.000 tersebut sangat tidak sebanding dengan bahan sembako yang diberikan pemilik warung tempat mereka membelanjakan bantuan yang diterimanya.
Menurut salah satu warga, dana bantuan program keluarga harapan (PKH) yang mereka terima sebenarnya langsung ke rekening penerima manfaat. Sayangnya, dalam membelanjakan dana tersebut, pihak pemerintah telah menunjuk “warung” tempat menukarkan dana yang mereka terima menjadi paket sembako.
Menurut salah satu warga penerima manfaat dari kecamatan tanalili kabupaten Luwu Utara, saat menukarkan “isi” bantuan yang diterima dalam bentuk voucer tersebut, mereka hanya mendapatkan satu paket sembako yang berisi 13 biji ketang kecil, 15 biji wortel kecil, 1 kg kacang hijau, 5 ekor Ikan Bandeng kecil, dan beras 12 kg.
Menurut warga, paket sembako yang mereka terima dari warung yang telah ditunjuk sebagai tempat penukaran dana PKH yang diterimanya sangat tidak sebanding dengan nilai isi voucer mereka.
Dalam hitungannya, jika berbelanja dipasar tradisional dengan membeli paket sembako sebagaimana yang mereka terima dari warung “elektronik” tersebut, diperkirakan hanya akan menghabiskan dana lebih kurang Rp.150 ribu.
“Masa hanya ini yang didapat dengan uang 200 ribu pak,” ungkap warga sembari menunjukkan paket sembako hasil penukaran voucer miliknya.
Kepada awak media salah satu penerima manfaat menjelaskan, pembelian sembako diwarung yang telah ditunjuk sangat mudah, kartunya cukup digesek, dananya langsung berpindah kerekening pemilik warung.
“Digesek saja ini kartunya, langsung pindah sendiri kerekeningnya yang punya warung pak,” ungkap salah satu warga yang enggan namanya disebutkan. (Waiz).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *