Polsek Baruga-Konawe Ungkap Kasus KDRT Berujung Maut

Viewer : 154 Kali
IMG-20201130-WA0003
Polsek Baruga-Konawe Ungkap Kasus KDRT Berujung Maut

Laporan : Andi Zulfitrah

Konawe.30/11/2020, berdasarkan pengembangan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian Polsek Baruga mengenai tindak pidana penganiayaan yang terjadi pada hari Jumat tanggal 27/11/2020, dimana pada waktu dilaporkan seorang lelaki bahwa korban meninggal akibat gantung diri, yang kami temukan di Rumah Sakit Batramas kemudian disitu keluarga korban meminta agar di lakukan Autopsi.

Dari hasil Autopsi ditemukan ada tanda kejanggalan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, setelah dikembangkan oleh anggota Reskrim Polsek Baruga diketahui korban meninggal akibat benda tumpul dari penganiayaan.

Dibenarkan oleh Polsek Baruga AKP I Gusti Komang Sulastra, bahwa laki-laki A yang mana laki laki tersebut sebagai suami korban bahwa Ia telah melakukan penganiayaan terhadap korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kepada tersangka kami kenakan pasal kekerasan dalam rumah tangga atau kejahatan terhadap jiwa orang melanggar pasal 44 ayat 3 Undang undang nomor 23 tahun 2003 dan atau pasal 338 KUHP ancamannya kuran 15 tahun penjara.

Hubungan antara korban dan pelaku adalah suami istri yang menikah secara sah berdasarkan surat nikah.

“Motif pembunuhan diakibatkan oleh pertengkaran percekcokan yang mana si korban merasa tidak nyaman dari Perlakuan istri kepada anaknya”, terangnya.

Disampaikan pada tersangka pada saat pulang mendapati anaknya bertiga didepan ruang tamu sementara si Ibu di dalam kamar mengunci pintunya kemudian pelaku berusaha untuk membuka tapi tidak dibuka kemudian didobrak.

Dijelaskan Kapolsek bahwa disitulah terjadi pertengkaran yang mengakibatkan terjadinya penganiayaan sehingga korban meninggal Senin 30/11/2020.

Berdasarkan keterangan kapolsek baruga, AKP I Gusti Komang Sulastra, “korban meninggal hanya penyampaian dari A suami korban untuk mengaburkan perbuatanya dan ini hanya akal akalan suami korban”, jelasnya.

Kami dari Polsek Baruga mendapat informasi korban sudah berada di rumah sakit dan kami tidak pernah melihat bahwa korban gantung diri, itu hanya keterangan alibi pelaku, yang mana sebagai suami korban.

“Sejauh ini dari hasil pengembangan belum ada keterlibatan pihak lain dan itu masih akan teru kita dalami”, ujarnya.

Korban beberapa kali menyampaikan kepada pelaku bahwa ia merasah lelah mengurus anak anak karena selama bersama sama pelaku sibuk dengan pekerjaannya sehingga semua pekerjaan terbebani kepada istrinya untuk mengasuh anak anaknya.

Anaknya tiga (3) orang yang paling tua umur 5 tahun yang ke dua 3 tahun dan yang ke tiga berumur satu tahun setengah.

Sebelumnya pelaku perna melakukan penganiayaan kepada korban atau istrinya, yang mengakibatkan korban menghembuskan nafas (meninggal) dunia karena diawali dengan dicekek kemudian ada pukulan diperut.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *