Proyek Pembangunan Tanggul Sungai Korololama Menuai Sorotan Tajam

Viewer : 210 Kali
IMG-20210831-WA0003
Proyek Pembangunan Tanggul Sungai Korololama

Refortase : Hendly

Pewarta : Herman

Editor : Andi S.

Morut, Sulteng – Libasnews.co.id –

Proyek pembangunan tanggul sungai di Desa Korololama, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng), dinilai sarat kepentingan, Pemerintah Desa Korololama surati Bupati Morut. 

Sebagaimana yang tertulis dalam amar surat Pemerintah Desa (Pemdes) Korololama, 140/464/KRLM-06/VIII/2021, tertanggal 30 agustus 2021 yang ditanda tangani langsung Kepala Desa (Kades) Korololama Kristian A. Labunga. 

Terkait dengan isi surat yang dialamatkan langsung kepada Bupati Morut, Delis, Kades Korololama menjelaskan kepada awak media bahwa hal tersebut dilakukan dengan maksud mempertanyakan status proyek yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Morut, tanpa segengetahuan Pemdes Korololama. 

“Siang…saya langsung menyurat ke Bupati, tembusan DPRD, Nakertrans, Bapelitda dan inspektorat, terkait status proyek tersebut, “terang Kades Korololama, Selasa, (31/08/21). 

Lanjut Kades Korololama membeberkan, pembuatan tanggul itu, adalah usulan Desa pada tahun 2020 untuk dimasukan di tahun anggaran 2021. 

Proyek yang dikerjakan pihak rekanan CV Gamananda senilai Rp.193.052.000 melalui alokasi APBD Morut 2021 tersebut, dengan masa kontrak 120hari kerja, selain tampa sepengetahuan Pemdes setempat, disinyalir dibangun sarat kepentingan oknum tertentu. 

Kondisi tersebut dibenarkan salah seorang sumber yang ikut survey obyek Pembangunan tanggul tersebut, dan meminta identitasnya tidak dipublikasikan. 

“Kami  survei awal lokasinya bukan ditempat saat ini, tetapi berada di ujung kampung. Mirisnya proyek pembangunan tanggul sungai Desa Korololama, lokasinya jauh dari sungai Korololama. Jauh sekali sudara..itu yang dikerja sekarang posisi di jalan jalur dua, sementara sungai Korolama, adanya di belakang kampung Korololama, “ungkapNya. 

Selain itu masih ujar sumber, patut diduga pembangunan tanggul itu, bukan untuk kepentingan savety warga Desa, melainkan hanya untuk kepentingan mengamankan usaha salah satu oknum pejabat Pemda Morut. 

Sementara hingga berita ini ditayangkan, pihak yang terkait dengan pembangunan proyek tersebut, belum bisa dikonfirmasi akibat sulitnya akses komunikasi. 

Refortase: Hendly

Pewarta: Herman

Editor: Andi S.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *