PT.TIS Dituding Serobot Lahan, Kades dan Warga Desa Marah

Viewer : 58 Kali
IMG-20210427-WA0004
PT.TIS diduga Serobot Lahan Warga, Kepala Desa Bangun Jaya Dampingi Warga Bersihkan Lahan

Laporan : Andi Zulfitrah

Konawe Selatan_Sultra, Libasnews.co.id-

Masyarakat Desa Bangun Jaya tidak terima atas perlakuan perusahaan PT. Tambang Indonesia Sejahtera (PT.TIS), yang dinilai telah menyerobot lahan warga tanpa ijin.

Akibatnya, masyarakat lakukan kegiatan penebangan pohon dan pembakaran lahan sebagai bentuk kemarahan atas tindakan yang dilakukan PT. TIS.

Untuk diketahui, PT. Tambang Indonesia Sejahtera (TIS) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan Nickel.

Kegiatan ini dilakukan di Desa Bangun Jaya sekitar pada pukul 07.40. Hal ini disampaikan Masrin selaku Kepala Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin, 26/04/2021.

Menurut Masrin, perusahaan tersebut melakukan penggusuran lahan serta pengeboran hingga membongkar lahan warga untuk mengambil sampel atau Sam Fit tanpa meminta izin pada pemilik lahan.

“Kami selaku pemerintah Desa beserta masyarakat tidak terima atas perlakukan perusahaan PT. TIS, seenaknya saja masuk melakukan aktivitas serta melakukan penyerobotan lahan warga,” Ungkapnya

Masrin menambahkan, hingga saat ini pihak PT. TIS tidak pernah datang untuk komunikasi terkait lahan warga yang berada di wilayahnya.

Dirinya menduga ada oknum yang bermain sehingga banyak isu-isu yang beredar bahwa kepala Desa tidak menerima atau menolak masuknya tambang PT. TIS.

Kepada awak media Masrin menegaskan tidak pernah menolak masuknya tambang, namun dirinya selaku penanggung jawab diwilayah desa Bangun Jaya juga menegaskan bahwa perusahaan yang akan masuk ke wilayahnya melakukan aktivitas, harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang ada.

“Saya tidak menolak tambang, tetapi perusahaan harus sesuai prosedur atau aturan yang ada, jangan main langsung mengolah-mengolah saja tanpa meminta izin masyarakat dengan kepastian yang jelas serta pemerintah Desa setempat,” tegasnya.

“Salah satu contoh, ini jalan umum untuk masyarakat bukan untuk perusahaan. Dan ini ada 3 jembatan yang di bangun oleh pemerintah Desa yang menggunakan anggaran pemerintah sudah rusak ke-3 jembatan tersebut sudah muncul rangka besinya akibat kendaraan perusahaan seperti mobil tronton dan lainnya, kalau sudah rusak seperti ini siapa yang akan perbaiki ?, maka dari itu perusahaan harus mentaati aturan serta komunikasi terbuka dengan masyarakat maupun pemerintah Desa setempat,” jelasnya.

Lebih jauh Masrin menjelaskan, hingga saat ini, pihak perusahaan belum mampu menunjukkan titik koordinat lokasi perusahaan.

“Sampai hari ini pihak perusahaan tidak mampu memberikan atau menunjukkan titik koordinat perusahaan baik itu titik koordinat 0, koordinat 1 dan 2, dan itu salah satu bukti bahwa perusahaan mengolah buta-buta, karena mereka saja sendiri mengaku dari pihak perusahaan tetapi tidak tau titik-titik koordinatnya dimana saja,” Bebernya.

Untuk itu, dirinya meminta pihak perusahaan menghargai warga desa selaku pemilik lahan dengan cara meminta ijin sebelum melakukan aktivitas, apalagi terkait proses penambangan yang akan memakan waktu lama, serta akan memberikan dampak langsung kepada kelangsungan hidup masyarakat setempat.

“Perusahaan jangan main langsung-langsung saja tanpa koordinasi dan izin masyrakat, kalau seperti ini cara perusahaan kita akan lihat kedepannya seperti apa, jangan pikir pemerintah Desa tidak punya kebijakan maupun wewenang,” Tegas Masrin.

Ditempat yang sama, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa perusahaan ini sudah melakukan pengrusakan lahan warga seperti menggusur serta melakukan pengeboran tanpa izin. Dirinya selaku masyarakat Desa Bangun Jaya pun mengaku tidak terima perlakukan perusahaan tersebut.

“Enak saja perusahaan masuk lakukan aktivitas tanpa minta izin terlebih dahulu,” sergahnya.

Masrin berharap, pihak perusahaan PT. TIS segera melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi di lingkup wilayah Desa Bangun Jaya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *