Rabat Beton dan Plat Dekker “Ambruk”, Kades Bah Sumbu “Ngumpet”

Viewer : 103 Kali
Rabat Beton desa Bah Sumbu yang sudah tampak rusak

Rabat Beton desa Bah Sumbu yang sudah tampak rusak

Sergai_Sumut, Libasnews.co.id-

Jalan Desa yang diRabat Beton didusun III Desa Bah Sumbu yang kabarnya dibangun menggunakan Dana Desa (DD), kini Kondisinya rusak parah.

Bahkan, salah satu titik “plat Dekker” yang berada diujung jalan Rabat Beton tersebut tampak ambruk.

Hal ini terpantau awak media, Kamis (29/04/2021) sekitar pukul 09.37 wib.

Sayangnya, upaya awak media ini untuk meminta tanggapan dari kepala desa Bah Sumbu yang disebut terlibat dalam kegiatan tersebut belum berhasil.

Awak Media ini pun berupaya mencari informasi keberadaan oknum kades yang diketahui bernama Suhartoyo tersebut, namun tidak berhasil.

Upaya awak media mencari Suhartoyo dari rumah hingga kantornya guna meminta penjelasan tentang ambruknya rabat Beton dan “plat dekker” yang dibangun didesa Bah Sumbu Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Serdang Bedagai -Sumatera Utara itu tak juga membuahkan hasil.

Anehnya, sejumlah warga yang ditemui di dua tempat itu terkesan menutupi keberadaan Kadesnya.

Salah satu warga yang ditemui didalam salah satu ruangan kantor, juga terkesan tutup mulut.

“Saya tak tahu pak dimana pak kades,” jawab warga yang tak bersedia memberi tahu namanya itu.

“Lain kali saja bapak kesini lagi,” tuturnya ketus.

Upaya awak media untuk mencari informasi tentang pengalokasian dana desa tahun anggaran 2020 ditempat itu pun belum membuahkan hasil.

Sejumlah pertanyaan yang diajukan awak media ini hanya mendapatkan jawaban “tidak tahu”.

“Ssayatak tahu pak,” jawabnya singkat

Sikap Suhartoyo selaku kepala desa Bah Sumbu yang terkesan menghindari Wartawan ini justru menimbulkan pertanyaan, bahkan bisa memperkuat dugaan adanya “kesalahan” dalam pekerjaan proyek rabat beton yang kini sudah tampak rusak.

Tak hanya itu, upaya Suhartoyo untuk menghindari wartawan dalam mencari dan memperoleh, serta menyebarluaskan informasi terkait penggunaan Dana Desa diwilayahnya kian memunculkan kecurigaan, warga dan aparat penegak hukum. (MS)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *