Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri Di Kamar Mandi

Viewer : 26 Kali
Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri Di Kamar Mandi
Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri Di Kamar Mandi

Simalungun_Sumit, Libasnews.co.id-

Seorang Pemuda di Nagori karang sari MM alias Mulio (21) warga Jalan Baru Huta III, Nagori Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun ditemukan gantung diri menggunakan tali ikat pinggang di kamar mandi rumah kontrakan orangtuanya, Rabu (15/12/2021) malam sekira pukul 22.30 Wib.

Peristiwa itu diketahui ayah korban, Amat Sumedi (58) sesaat baru pulang mengaji, Saat itu Ia masuk ke kamar korban untuk melihat keberadaan korban (MM). Namun yang dicari tidak berada di kamar.

Amat Sumedi merasa curiga karena melihat pintu kamar mandi terkunci dari dalam. Ia pun menggedor pintu kamar mandi tetapi tidak kunjung dibuka, kerena penasaran Amat Sumedi pun mendobrak pintu kamar mandi dan menemukan korban dalam posisi gantung diri di paku tembok kamar mandi dengan posisi lehernya dibelit ikat pinggang.

Terkejut melihat anaknya tergantung, Amat Sumedi spontan menurunkan dan berharap buah hatinya itu masih bernafas. Selanjutnya Ia teriak minta tolong kepada warga sekitar. Hanya Hitungan menit para tetangga berdatangan dan berupaya melakukan pertolongan pertama terhadap korban dengan memanggil bidan desa bernama Murni Sagala.

Kejadian itu sampai ke telinga Kapolsek Bangun AKP L.S Gultom SH sehingga mem perintahkan personil piket dan Tim INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun untuk turun ke lokasi kejadian. Setelah dilakukan pemeriksaan, bidan desa Murni Sagala menyatakan korban sudah meninggal dunia dan tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan Tim INAFIS juga menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasaan di tubuh korban maupun tanda-tanda mencurigakan di lokasi kejadian dan menemukan cairan sperma pada kemaluan korban.

Menurut kades Nagori karang sari Wito Sembodo, saat di konfirmasi melalui telefon singkat via whatsapp kamis 16/12/2021, pukul 16:30 wib menerangkan bahwa keseharian korban memang pendiam dan jarang bergaul, dan diketahui korban semasa hidupnya benar orang baik.

Lanjut wito, menjelaskan beberapa hari lalu beliau mendengar kabar dari warga, korban sering mengatakan aku berdosa kepada orang tua ku, namun Wito enggan menjabarkan maksud dari kata kata korban tersebut, 

Ikhlas menerima kematian anaknya akibat gantung diri, orang-tua korban membuat surat pernyataan secara tertulis tidak dilakukan autopsi disaksikan Pangulu Nagori Karang Sari Wito Sembodo. Jenazah korban akhirnya diserahkan kepada keluarga disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan.

Hingga berita ini diturunkan kemeja redaksi, belum diketahui pasti penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. (Moeisz/Agghacheno85)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *