Sidang Pemeriksaan Saksi Penistaan Agama Kembali Diramaikan Sejumlah Tokoh Pemuda dan Aktivist Ormas Islam Lutim

Viewer : 202 Kali
Hazhar Pratama bersama Tokoh Pemuda dan Tokoh FPI Luwu Timur
Hazhar Pratama bersama Tokoh Pemuda dan Tokoh FPI Luwu Timur sesaat setelah sidang.

Malili_Lutim, Libasnews.co.id-
Sidang dugaan penistaan agama yang mendudukkan Hendrikus Mangguali sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Malili, Kabupaten Luwu Timur, selasa, 3/12/2019, kembali diramaikan sejumlah aktivist pemuda dan ormas Islam Luwu Timur.
Sidang yang digelar diruang sidang I Lagaligo kali ini masih dalam agenda mendengarkan keterangan saksi.
Dari kedua saksi yang dihadirkan, satu diantaranya merupakan saksi ahli bahasa.
Saksi ahli yang dihadirkan dalam persidangan pun kian menguatkan adanya indikasi penistaan agama dalam ujaran yang disampaikan terdakwa Hendrikus beberapa tahun lalu melalui salah satu postingannya di media sosial (facebook).
Selain itu, saksi ahli juga mengungkapkan adanya peluang muncul bibit konflik dari pernayataan terdakwa.
Saksi lain, Hazhar Pratama dalam pemeriksaan mengakui adanya keresahan yang timbul ditengah masyarakat terkait postingan terdakwa kala itu.
Saksi yang berprofesi sebagai driver pada salah satu anak perusahaan PT.Vale Indonesia ini menjelaskan bahwa sejak terdakwa mengunggah postingan yang dinilainya telah menghina ajaran islam, sejumlah tokoh pemuda, tokoh agama tampak mulai resah.
Lebih lanjut pria yang akrab disapa Hazhar ini menjelaskan bahwa salah satu bukti keresahan warga terutama tokoh agama itu dapat dilihat upaya mereka untuk menemui terdakwa.
Sayangnya, lanjut Hazhar, keinginan para tokoh pemuda dan tokoh agama islam untuk menemui terdakwa tak kunjung berhasil.
Bahkan sejumlah tokoh agama pernah mencoba menemui terdakwa dengan menggunakan “jalur partai”, karena terdakwa merupakan pengurus teras partai perindo Lutim, sayangnya upaya mediasi ini pun gagal.
Puncaknya, lanjut Hazhar, sejumlah aktivist Ormas Islam melaporkan kasus tersebit ke Polisi.
Dari pantauan awak media ini, tampak sejumlah tokoh pemuda dan tokoh ormas Islam berseliweran disekitar pengadilan negeri Malili. Bahkan sebahagian diantaranya tampak berada didalam ruang sidang mengikuti jalannya persidangan.

Menyikapi perjalanan sidang kasus dugaan penistaan agama dipengadilan Negeri Malili yang tampak berjalan “adem”, H.Rahmat, ketua bidang Hisbah FPI Luwu Timur mengaku sementara terus memantau perjalanan proses hukumnya.

Aktivist FPI yang akrab disapa Bang Mamat ini menegaskan tidak akan sungkan turun aksi jika dalam perjalanannya didapati upaya untuk meringankan, apalagi jika sampai ingin meloloskan terdakwa.

Mamat mengungkapkan, selain vonis, salah satu tempat sakral dalam proses sidang yakni dalam penentuan tuntutan.

“Mulai dari tingkat penentuan tuntutan, hingga vonis akhir putusan, kami akan memberikan perhatian khusus.” Ungkap Mamat yang diamini Abdullah, salah satu tokoh Forum Umat Islam Bersatu.

Abdullah alias Bang Dul bahkan mengaku telah mempersiapkan langkah jika dalam proses sidangnya mulai ada tampak kejanggalan yang bisa berujung pada lahirnya luapan emosi akibat ketidak puasan dalam memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Penjelasan H.Mamat yang begitu bersemangat mendapat sambutan pekikan Takbir dari seluruh tokoh pemuda dan aktivist Ormas Islam yang hadir. (Memed)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *