Tak Kunjung Usai, Proyek Pembangunan Jembatan Beton Konawe Disorot

Viewer : 42 Kali
Tak Kunjung Usai, Proyek Pembangunan Jembatan Beton Konawe Disorot
Tak Kunjung Usai, Proyek Pembangunan Jembatan Beton Konawe Disorot

Konawe_Sultra, Libasnews.co.id-

Proyek Paket 17 yang menggunakan anggaran dana APBD tahun 2017 senilai Rp.439.000.000 (empat ratus tiga puluh sembilan juta rupiah) yang di kerjakan oleh CV.Rizky Azka Pratama tidak kujung selesai.

Saat awak media mengunjungi lokasi kegiatan pembangunan jembatan beton tersebut, warga Desa setempat berinisial “sdr” yang menunjukkan langsung keberadaan jembatan beton yang belum selesai itu.

Lanjut SDR salah satu warga Desa setempat yang tinggal dekat jembatan tersebut mengatakan sejak 2017 memang jembatan ini di kerjakan tapi tiba tiba terhenti tidak tau apa sebabnya dan setahu saya ada pekerja tukang yang tidak di bayarkan gajinya” tutur “SDR.

Dari hasil investigasi awak media di lapangan menyimpulkan bahwa pekerjaan proyek pembangunan jembatan beton tersebut baru di perkirakan mencapai 60%.

Sebab jembatan beton tersebut belum ada lening kiri dan kanan, plat injak, roling besi pipa kiri, kanan, penimbunan mengunakan galian kelas c kiri dan kanan.

Di lain pihak dari hasil data yang dikumpulkan awak media dan beberapa narasumber.

CV.Rizky Azka Pratama, ABD Khaliq sebagai Direktur memberikan kuasa kepada Muhidin Yunus sebagai Staf Administrasi yang beralamat di jalan Tekaka yang di duga berkonspirasi dengan salah seorang staf di Dinas PU yang saat ini diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang.

Dan sebagai ketua Pejabat Pembuat Komitmen, PPK.DR.Yasser. ST.MT., Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan ruang Perumahan dan kawasan Pemukiman Kab Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara Kabid tersebut diketahui sudah pindah tugas di soppeng kampung halamanya sendiri.

Dalam hal ini proyek pembangunan jembatan beton tersebut diduga ada keterlibatan oknum Pegawai negeri sipil (PNS) Dinas PU Kabupaten Konawe termasuk 5 orang anggota Pokja, dimana di ketahui sebagai pelaksana kegiatan tersebut di awasi oleh supir oknum PNS dan meminjam pakai bendera CV.Rizky Azka Pratama dalam hal melakukan pekerjaan itu.

Dilain pihak menurut narasumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan pekerjaan itu baru sekitar 60 persen tetapi dana yang cair sudah 70 persen karna adanya keterlibatan oknum pegawai PU” jelasnya.

Ditempat terpisah saat awak media menemui oknum PNS tersebut mengatakan, kebetulan saya dari dulu berteman dengan kontraktor tersebut jadi apa salahnya kalau saya bantu mereka, jadi pada saat itu oke kita jalankan, to” ucapnya.

Yang pastinya kenapa pekerjaan itu tidak selesai karena ada masalah interennya, itu hari materialnya hilang dan posisi dilapangan pada saat itu laporan progresnya antara 86% dan 90% lah, dana yang cair baru sekitar 35% jadi tidak betul klau 70% yang cair, memang kita sudah ajukan dulu tapi di tolak oleh tim PHO” Ucapnya.

DPD JPKP Kabupaten Konawe (Woroagi) menanggapi terkait kinerja rekanan yang diduga berkonspirasi dengan oknum di Dinas PU. sangat disayangkan jika di biarkan dan itu harus di tindak lanjuti” Ucapnya.

Woroagi juga akan segera membawa hal ini ke ranah hukum, dan meminta kepada penegak hukum agar di proses para oknum yang terkait sesuai hukum yang berlaku” tutupnya.

Hingga berita ini di terbitkan, Kepala dinas PU belum dapat di konfirmasi sehubungan di kabarkan dalam keadaan kurang sehat. (TIM)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *