Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila Kota Palopo Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menolak RUU HIP

Viewer : 310 Kali
IMG-20200708-WA0021
Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila Kota Palopo Melakukan Aksi Unjuk Rasa Menolak RUU HIP

Palopo, Libasnews.co.id-

Rabu, 8/7/2020, sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU HIP.

Aliansi yang didalamya terdiri dari beberapa unsur elemen ormas, LSM dan Mahasiswa diantaranya DPW FPI, IKADI, REMAJA MESJID NURUL FALAH, LSM ASPIRASI, BEM IAIN, BEM UMP, KAMMI Luwu Raya, IPMAL, IMWAL, HMI MPO, IMM, BIKERS SILATURRAHI, BEM FAKULTAS HUKUM UNANDA, HMI cabang Palopo, HIKMAH LUTRA, GAM LUWU RAYA, Dan BIKERS SUBUHAN, memulai aksi longmars dari pelataran Mesjid AGUNG PALOPO menuju DPRD KOTA PALOPO.

Adapun tuntutan mereka sebagai berikut:

  1. Dengan tegas menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila(RUU-HIP).
  2. Meminta DPR-RI Membatalkan Pembahasan RUU-HIP termasuk rancangan Undang-Undang dengan istilah apapun yang intinya mengutak-atik Ideologi Pancasila.
  3. Meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas,menangkap, menyeret, dan memproses hukum aktor intelektual dan lembaga sebagai inisiator pencetus RUU-HIP.
  4. Bahwa berdasarkan pada point ke 3 sebagaimana yang dialami oleh para ulama yang sarat dikriminalisasi, maka berdasarkan rasa keadilan sesuai konstitusi maka inisiator RUU-HIP Harga mati proses hukumnya.
  5. Bahwa bagi inisiator RUU-HIP adalah perbuatan melawan hukum tentang makar intelektual terhadap Ideologi Negara kesatuan Republik Indonesia, agar segera diusut tuntas demi keadilan berdasarkan sila ke-5 pada pancasila dan pasal 27 UUD NRI 1945
    Ishak Idris selaku ketua Front Pembela Islam (FPI) kota Palopo saat di temui kru media ini menjelaskan bahwa sebagai warga negara yang cinta NKRI baik atas nama pribadi maupun sikapnya selaku pemegang komando FPI Kota Palopo menyatakan menolak keras RUU-HIP karena dinilai sarat agenda komunis didalamnya.

“Kami dari FPI mewakili masyarakat indonesia, menolak keras RUU-HIP karena sarat nuansa faham komunis,” jelasnya.

Lebih jauh aktivist islam ini menegaskan sikap FPI yang siap berjihad jika RUU-HIP masih dilanjutkan.

“Apabila RUU-HIP ini masih dilanjutkan untuk dibahas, kami dari FPI akan siap berjihad demi negara dan agama.” Tegasnya yang disambut gema takbir anggotanya.

Senada dengan ketua FPI, ketua Aliansi Penyelamat Ideologi Pancasila, M.Nasrum Naba menegaskan akan melakukan aksi susulan dengan massa yang lebih besar apabila rancangan RUU HIP tidak segera dihentikan.

“kami siap jihad apabila RUU-HIP ini terus dilanjutkan, Pancasila Harga mati dan NKRI harga mati, dan kami akan melakukan unjuk rasa susulan dengan pengunjuk rasa yang lebih besar jumlahnya apabila pembahasan RUU-HIP tidak dihentikan” tegasnya.

Saat melakukan Unjuk rasa di depan gedung DPRD, aspirasi mereka diterima langsung Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dari komisi 1 diantaranya Drs.Bahrman Supri,M.SI, Efendi Sarapang, Muhammad Mahdi, Nureny SE, Aris Munandar SH.
“kami menerima, merespon dan menindak lanjuti Aspirasi pengunjuk rasa dalam bentuk menandatangani Berita acara hari ini, membuat surat Kepresiden, Polri, dan DPR pusat, serta menembuskan kepresiden melalui faks” tutup Baharman mewakili komisi 1. (agghacheno85)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *