Cegah Ilegal Loging, Kadis Kehutanan Konawe, Toni Pisi Intruksikan Penjagaan Ketat

Viewer : 209 Kali
Toni Pisi S.Tp, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Konawe
Toni Pisi S.Tp, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Konawe

Laporan : Andi Zulfitrah

www.Libasnews.co.id-

Toni Pisi S.Tp selaku Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Saat di konfirmasi awak media di kantornya 14/12/2020 jam 9.30.wib terkait ketertiban di lingkup Dinas Kehutanan, mengatakan bila ada anggota saya melakukan pungli tolong laporkan kepada saya, atas nama pribadi saya tidak akan sungkan menindak oknum anggota saya di lapangan kalau memang terbukti melakukan pungutan liar, sebab saya selalu menyampaikan agar anggota yang bertugas di lapangan di manapun daerah tempat bertugas, jangan ada namanya pungli” Tutur Toni Pisi.

Lebih lanjut, Toni Pisi mengatakan di dalam bertugas juga yang perlu di perhatikan adalah kayu yang melintas antar Kabupaten dan antar Provinsi, dalam hal ini surat-surat keabsahan kayu olahan tersebut sudah lengkap apa tidak, kalau tidak lengkap perlu di lakukan tindakan tegas” ucapnya.

“Dalam beberapa hari kedepan, kami juga akan melakukan kegiatan operasi rutin dan apabila kami menemukan kayu olahan yang tidak lengkap maka kami akan tindak sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Adapun masalah pos di rahabangga kita masih gabung dengan pos PAD Perhubungan, tujuannya adalah untuk menetralisir adanya kayu ilegal yang melintas dan juga sebagai bahan evaluasi kami setiap bulan berapa jumlah kayu yang keluar dari wilayah kami, makanya kita juga punya kantor UPTD KPH Unit XXII di Laiwoi” Tutur Toni Pisi.

Harapan kami kedepan agar Pemerintah Kabupaten Konawe dan Provinsi, agar memfasilitasi kami dalam hal kendaraan operasional beserta personil yang perlu adanya penambahan sebab ini yang menjadi keterbatasan kami dalam hal melakukan operasi penertiban kayu illegal logging yang ada di Kabupaten Konawe.

Laporan. Andi Zulfitrah.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *