Dinsos Pematangsiantar Beri “Solusi” Pemanfaatan Kartu PKH

Viewer : 286 Kali
Kartu PKH

Pematangsiantar_Sumut, Libasnews.co.id-

Program pemerintah melalui kementrian sosial (Kemensos) tentang bantuan program keluarga harapan atau yang biasa disebut PKH dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam kehidupan sehari hari.
Dari program tersebut walaupun dinilai sangat membantu tetapi masih terdapat masalah yaitu human error ataupun sistem error yang dapat menyebabkan terblokirnya kartu penerima PKH sehingga mereka tidak dapat menerima kembali dikarenakan kurangnya pemahaman di masyarakat.
Untuk itu Drs. Risbon Sinaga selaku kepala bidang (Kabid) Dinas sosial kota Pematangsiantar sumatera utara, saat dimintai keterangan oleh awak media Libasnews dikantornya menjelaskan bahwa penyebab terblokirnya kartu program Keluarga Harapan (PKH) disebabkan oleh beberapa hal :
1. kesalahan dari KPM ketika menggunakan ATM
2. Pemblokiran dilakukan oleh sistem pusat karena adanya proses tunggalisasi kartu.
3. Terdapat adanya transaksi yang mencurigakan atau transaksi lebih dari 5 juta ke atas.
4. Kesalahan KYC setiap update data.
5. kartu rusak
6. Salah input sandi sampai 3 kali
7. Ditemukan penerima bantuan Ganda keluarga atau ganda identik.
Ganda keluarga ada dua anggota keluarganya yg terdaftar di daftar penerima.
Ganda identik ada dua nama orang yang sama.
Drs.Risbon Sinaga juga menjelaskan tentang tata cara pengaduan jika kartu terblokir :
1. Pastikan no NIK atau KTP tidak ganda
2. Laporkan kepada agen/bank yang ditunjuk, jika kartu terblokir
3. Laporkan kepada pendamping kecamatan
4. Selama proses didampingi pendamping kecamatan.
Dan ia menambahkan bahwa masyarakat agar tidak merasa kecewa, karena dengan mengikuti langkah-langkah yang telah kami jelasakan tersebut, semoga tidak ada lagi kartu program keluarga harapan (PKH) yang terblokir dan yang terblokir bisa di aktifkan lagi dengan mengikuti penjelasan diatas, dan masyarakat penerima program keluarga harapan (PKH) harus lebih aktif lagi kepada pendamping agar tidak terjadi kesalahpahaman dan masalah ini sudah kami laporkan ke kementrian sosial (kemensos) dan semoga secepatnya ditindaklanjuti sehingga kartu yang terblokir bisa dipergunakan kembali” tutupnya. (rahmad/muis)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *