Forkopimda OKU Mengikuti VidCon Do’a Kebangsaan Lintas Agama Yang Dipimpin Wapres RI

Viewer : 122 Kali
Plt. Asisten II Kadarisman, S.Ag., M.Si Bersama Forkopimda OKU Mengikuti Acara Video Conference Do'a Kebangsaan Lintas Agama Untuk Keselamatan Bangsa dan Kerukunan Masyarakat Indonesia
Plt. Asisten II Kadarisman, S.Ag., M.Si Bersama Forkopimda OKU Mengikuti Acara Video Conference Do’a Kebangsaan Lintas Agama Untuk Keselamatan Bangsa dan Kerukunan Masyarakat Indonesia

Oku_Sumsel, Libasnews.co.id-

Plt. Asisten II Kadarisman, S.Ag., M.Si Bersama Forkopimda OKU Mengikuti Acara Video Conference Do’a Kebangsaan Lintas Agama Untuk Keselamatan Bangsa dan Kerukunan Masyarakat Indonesia Tahun 2021 Bertempat di Ruang Induk Rumah Dinas Bupati OKU (Kamis Malam, 18/03/2021).

Acara ini mengangkat tema Mengetuk “Pintu Langit”.

Menteri Agama RI Menyampaikan, beberapa bencana yang menimpa bangsa kita sebagaimana diketahui bahwa Indonesia dan dunia pada umumnya sampai saat ini masih dilanda musibah yang dapat dirasakan hingga ke semua lini kehidupan baik ekonomi, sosial, pendidikan, bahkan aspek-aspek keagamaan di seluruh dunia yaitu pandemi Covid-19.

Kita saat ini juga dilanda musibah bencana alam seperti gempa bumi banjir tanah longsor dan lain sebagainya yang terjadi di hampir seluruh wilayah tanah air pemerintah Indonesia bersama masyarakat telah dan sedang berupaya mengatasi berbagai musibah tersebut secara komprehensif melalui program-program yang konkrit terukur dan berkesinambungan agar kita segera terbebas dari musibah.

Hendaknya kita tidak berhenti dan harus bangkit percaya bahwa musibah ini harus ditangani dengan pendekatan scientific kita juga harus berupaya dengan mengetuk pintu langit dan pengharapan kepada tuhan yang maha kuasa.

Bahwa setiap usaha setiap musibah dan kejadian apapun di alam raya ini terdapat campur tangan pengantar sehingga kita perlu bersimpati mengharap pertolongan dan rahmatnya seberapa pun kekuatan yang kita miliki tidak akan pernah mampu menghadapi kendala.

Sebagaimana kita tahu bahwa Indonesia terdiri dari masyarakat yang beragam baik dari sisi bahasa budaya agama maupun keyakinan dari sudut pandang agama keragaman adalah anugerah dan kehendak tuhan perbedaan ini bukan untuk memisahkan berdasarkan identitas masing-masing melainkan menyatu dalam keragaman dalam bingkai bhineka tunggal ika walaupun berbeda kita tetap dalam tujuan yang sama.

Untuk senantiasa merawat persatuan dan kesatuan bangsa mewujudkan hal tersebut kementerian agama senantiasa mengembangkan dan terus mendorong program strategis untuk mengawal dan mengkoordinasikan program dalam upaya mewujudkan masyarakat yang rukun toleran damai dan berkembang dengan tetap memperhatikan sisi sisi kemanusiaan.

Wakil presiden RI menyampaikan bangsa Indonesia agar bangkit dari musibah dan krisis, menyambut baik penyelenggaraan kegiatan yang sekaligus juga bertujuan untuk meningkatkan persaudaraan kemanusiaan solidaritas nasional dan kepedulian sosial masyarakat melalui kegiatan pada hari ini dan dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim.

Semakin rukun antar umat beragama serta kerukunan nasional sebagai pilar kesatuan dan persatuan bangsa.

Doa lintas dilakukan sesuai dengan keyakinan dan tata cara berdoa menurut agama masing-masing agama dari sebuah agama yang selalu dengan dakwah menyampaikan pesan-pesan keagamaan agar masyarakat memiliki ketahanan mental spiritual untuk kembali ke kondisi yang Normal.

Langkah terakhir yang sedang dilakukan sekarang ini dengan melakukan vaksinasi massal dengan target 70% dari populasi sekitar 181,5 juta penduduk untuk membangun kekebalan tubuh dan program ini diharapkan selesai dalam waktu satu setengah tahun.

Wapres juga mengapresiasi peran dan kontribusi masyarakat melalui sumbangan dana sosial keagamaan seperti zakat, infak, sedekah, wakaf maupun sumbangan gotong royong lainnya atas dasar kemanusiaan hal ini terbukti sangat membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjadi compliment program pemulihan ekonomi nasional yang dilakukan pemerintah.

Dengan melalui doa dan permohonan kepada yang maha mulia Tuhan Yang maha esa Allah subhanahu wa taala melalui doa kepada Allah kita berharap akan memperoleh berkah dan rahmatnya seberat apapun tantangan yang dihadapi bangsa ini memperoleh berkah dan rahmat Allah akan berhasil mengatasinya seperti halnya ketika bangsa ini berhasil mengusir penjajah dan memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 oleh para pendiri bangsa dinyatakan sebagai atas berkat dan rahmat Allah subhanahu wa ta’ala.

Dan segala dampaknya serta bencana lainnya ini diharapkan juga kan lebih mempererat tali persatuan dan kesatuan dari seluruh komponen bangsa Karena modal terbesar di dalam menghadapi tantangan dan cobaan apapun adalah persatuan dan kesatuan di antara sesama anak bangsa apapun akan terasa ringan Apabila kita teguh beriman dan bersatu-padu dalam kondisi apapun akan terasa hampa dan hilang makna apabila jiwa kita menjauh dari Tuhan Allah subhanahu wa ta’ala dan hidup dalam perseteruan kebencian dan kecurigaan satu sama lain.

Acara di Hadiri, Dandim 0403/OKU, Kapolres OKU, Asisten II Setda OKU, Kankemenag OKU, OPD Terkait Pengurus FKUB Perwakilan lintas agama. (Alv)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *