Gerakan Solidaritas LSM-JARI INDONESIA Peduli Warga Marginal Morut

Viewer : 104 Kali
IMG-20200323-WA0001
Morut, Sulteng, – libasnews.co.id,
Aksi sosial porsenil Lembaga Swadaya Masyarakat, Jaringan Advokasi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Indonesia (LSM-JARI INDONESIA), terhadap warga Desa Salobiro, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut) , Sulawesi Tengah (Sulteng) adalah salah satu gerakan implementatif  pengurus cabang Morut terhadap kondisi masyarakat marginal.
Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif LSM JARI INDONESIA,  Andi Samsu Alam kepada crewlibasnews.co.id, di sekretariat Cabang, LSM JARI INDONESIA di Desa Woomparigi, Bungku Utara, Morut, Sulteng, Senin,(23/03/20).
Pada Kesempatan itu,  Andi Samsu Alam yang lebih akrab disapa Andi Alam, juga mengatakan bahwa aksi solidaritas itu dilakukan sebagai salah satu bentuk kebijakan implementatif pengurus lembaga yang berlandaskan semangat kesamaan, menyikapi kondisi sosial ditengah endemik covid-19, khususnya di daerah Morut.
“Aksi ini Bukan yang pertama kalinya Kita lakukan. Ini adalah salah satu wujud kepedulian kita terhadap warga yang hidup dibawah garis hidup ekonomi kurang mampu di tengah maraknya endemik virus covid-19” ungkap Andi Alam.
Aksi solidaritas yang belakangan diketahui hanya berbekalkan spirit dari Aktivis LSM-JARI INDONESIA, kali ini selain menyasar Warga Desa Salobiro dan Desa Taronggo, akan dilanjutkan kebeberapa daerah lainnya di Morowali Utara.
Pada kesempatan itu,  Desa Salobiro, adalah daerah target awal di Bungku Utara,  dengan titik sasaran warga sedikitnya 170 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di dua Dusun,  yakni Dusun Patumarando 100 KK dan Lambentanah 70 KK.
Kegiatan kali ini yang melibatkan mitra organisasi kemasyarakatan, yakni Lembaga Pembina Mualaf (LPM) Bungku Utara dan organisasi kepemudaan Persatuan Anak Muda Bersedekah Toili (PAMBT) Kabupaten Luwuk Banggai, yang semula diberangkatkan di Sekretariat LSM JARI INDONESIA, berjumlah 25 orang, karena terkendala kondisi jalan ekstrim, 4 orang diantaranya dengan armada Mobil Hardtop, yakni Agus Subiantoro,  Romi,  Hardi dan Abdul Rahim, berhasil tembus dan menyerahkan bantuan tersebut secara langsung.
Sementara menurut Agus Subiantoro, kepada crewlibasnews.co.id,  di daerah itu,  bahwa 21 orang lainnya yang hanya menggunakan armada roda 2, tidak berhasil tembus itu, terpaksa harus menunggu tim yang sedang bergerak mengantarkan bantuan tersebut hingga tiba di titik sasaran.
“Karena medan jalan yang sangat ekstrim, hanya 4 orang dari kami yang berhasil tembus ke Lokasi menyerahkan langsung bantuan itu pak.  Sementara 21 anggota lainnya terpaksa menunnggu di tengah jalan sampai kami balik” tutur Agus Subiantoro.
Adapun jenis bantuan sosial yang berhasil diserahkan antara lain, bahan sembako beras 250kg, Mie Kardus 50dos, dan aneka kebutuhan pangan lainnya, serta pakaian 45Bal, dari 70Bal stok pakaian yang telah siapkan.
Sementara 25Bal pakaian dan bahan kebutuhan sembako yang masih tersisa itu, rencana minggu ini akan diserahkan langsung kepada warga Desa Taronggo berdasarkan data penerima bantuan dari tim relawan. (rd)
ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *