Hj.Saria, S.Kep. Menampik Tudingan Yang Menyasar RSUD Morut Lambat Tangani Pasien Corona

Viewer : 73 Kali
Hj. Saria, S.Kep
Sekretaris Rumah Sakit Umum Daerah Kolonodale Morut.
Delnan Lauende, M. Kes. : Belum Ada Diagnosa Pendemik Covid-19 di Morut
Morut_Sulteng,  – libasnews.co.id,
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonodale,  melalui Sekretarisnya, Hj. Saria, S. Kep. menampik pemberitaan Media Portal Beritamorut.com. Wakil Ketua Tim Satgas covid-19 Morut menegaskan belum ada diagnosa covid-19 di Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng)
Pernyataan dr.Daniel Winarto Dinilai Kontropersional
Masalah tersebut berawal dari pernyataan salah satu tenaga medis dr.Daniel Winarto yang dilansir pada salah Media portal Beritamorut.com, Edisi senin, (23/03/20) lalu.
Dalam release pemberitaan yang dikutip dari Beritamorut.com salah satunya menyebutkan bahwa dokter penanggung jawab Pasien Corona lambat gerakan.
Masih rangkaian release berita media itu juga menyebutkan “ada 2 pasien ODP masuk kita lakukan terapis”.
Sementara menurut data yang terupdate (25/03/20) belum ada pasien yang terdiagnosa covid-19 di Morut.
Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua Tim Satgas Penanggulangan Pendemik covid-19 Morut, Delnan Lauende,M.Kes, saat dihubungi via phone seluler, menepis dengan dalih pemberitaan itu, tidak didukung dengan fakta lapangan, berdasarkan data Tim Satgas covid-19 Morut yang terupdate.
“Sampai saat ini, untuk sementara data resmi terupdate dari Tim Satgas covid-19 (25/03/20),  pasien yang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) baru 1 orang,  itupun belum positif didiagnosa endemik covid-19” terang Delnan Lauende.
Namun demikian,  Delnan Lauende kembali menghimbau agar masyarakat tetap mewaspadai penyebaran pendemik covid-19,  dengan tetap menjaga pola hidup sehat, menjaga jarak tetap muka, mengurangi aktivitas diluar rumah,  termasuk jadwal bepergian ketempat yang telah terindikasi, serta tempat-tempat kerumunan massa lainnya.
“Saya menghimbau kepada masyarakat, khususnya Morowali Utara agar,  tetap menjaga Kesehatan,  menjaga jarak tetap muka hingga 1 meter, menghindari Kontak pisik secara langsung, menghindari tempat-tempat kerumunan massa, dan mengurangi kunjungan keluar daerah selama tenggang darurat Pendemik covid-19” pungkas Delnan Lauende.
Wakil Ketua Tim Satgas Penanggulangan Pendemik covid-19 Morut.


Tanggapan Terkait Tudingan Penanganan Dokter RSUD kolonadale Lambat Tangani Pasien Corona.
Terkait dengan tudingan yang menyasar pelayanan Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kolonadale lambat dalam menangani pasien Corona, Sekretaris RSUD, Hj.Saria, S.Kep, angkat bicara dan menepis release pemberitaan media portal Beritamorut.com, bahwa itu tidak benar.
Menurut keterangan Hj. Saria, bahwa fakta hingga saat ini,  belum ada pasien RSUD yang didiagnosa positif mengidap covid-19, yang ada hanya berstatus Orang Dalam Pantauan (OPD) 1 orang,  dan status Pasien Dalam Pantauan (PDP) 1 orang,  Sementara yang lainnya itu,  baru terdampak kota itu, telah diberikan penanganan khusus berdasarkan standard operasional prosedur (SOP) sesuai instruksi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
“Bagaimana bisa kita dituding lambat dalam menangani pasien corona,  Sementara di Morowali Utara saja ini, belum satupun dari pasien yang terdiagnosa covid-19. Berita seperti ini perlu dipertanyakan, Aneh kan. Kalau tentang OPD dan PDP itu, memang ada. 1 OPD dan 1 PDP,  dan itu kita sudah tangani sesuai SOP Kemenkes RI” terang Hj.Saria. (Al).
ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *