Investasi Tembus 2,6T, Kadis PMPTSP Morut Intens Galang Investor Manfaatkan Sumber Daya Dan Potensi Daerah

Viewer : 398 Kali
IMG-20200813-WA0001
Ilustrasi pabrik

Morut_Sulteng, LibasNews.co.id –

Berdasarkan hasil rapat koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Kabupaten Poso beberapa waktu lalu, Morowali Utara (Morut) berada pada peringkat ke-2 dari 5 Kabupaten dengan target Investasi tertinggi di Sulawesi Tengah (Sulteng) tahun 2020.

Adapun ke-lima daerah yang dimaksudkan antara lain, Morowali dengan target Rp.15,948,6Triliun, Morowali Utara sebesar Rp.2,632,7Triliun, Poso sebesar Rp.2,021,1Triliun, Banggai sebesar Rp.1,547,8Triliun, serta Tojo Una-una sebesar Rp.799,3Triliun.

Ke-5 Daerah yang mendapatkan target tinggi tersebut, berdasarkan data riil, Kabupaten Morut hingga memasuki triwulan Ke-2, terkonfirmasi telah mencapai 2,033,1 (77,2%) dari target 2,632,7 Triliun dan menduduki posisi kedua tertinggi progres pencapaian target setelah Kabupaten Poso dari target 2,021,1Triliun dengan pencapaian 2,267,9 Triliun (112,2%), yang disusul Kabupaten Morowali dari target 15,948,6 Triliun dengan pencapaian 10,350,5 Triliun (64,9%), Kabupaten Banggai dengan target 1,547,8 Triliun dengan pencapaian 58,5 Triliun (3,8%) dan Kabupaten Tojo UnaUna dari target 799,3 Triliun dengan pencapaian 26,1 Triliun (3,3%).

Berdasarkan indeks pertumbuhan Investasi tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Morowali Morut, Gunawan ST, MT. semakin optimis bahwa hingga memasuki triwulan ke-3 dan ke-4 tahun 2020, target akan tercapai sesuai progres, dan tidak menutup kemungkinan akan melampaui dari target Investasi yang telah ditentukan.

“Bahwa sesuai dengan rapat koordinasi Dinas Penanaman Modal dan PTSP Se-Sulawesi Tengah di Kabupaten Poso, bahwa Kabupaten Morowali Utara itu diberikan target Investasi sebesar Rp.2,632,7 Triliun, kita optimmis dengan memberdayakan segala potensi sumber daya manusia, progres pencapaian target akan terlampaui hingga memasuki kwartal ke-3 tahun 2020, “ungkap Gunawan

Menurutnya, pencapaian atas realisasi target Investasi saat ini, sekalipun dalam tenggang masa pandemic covid-19, dengan memanfaatkan segala komponen dan potensi sumber daya manusia, memasuki kwartal ke-2 (Januari – Juni) progres pencapaian realisasi Investasie telah mencapai 77,2%.

“Sekalipun dimasa pandemic covid-19, dengan dukungan segala komponen terkait atas pemanfaatan ruang potensi sumber daya manusia yang ada, Pencapaian realisasi Investasi dari januari sampai bulan juni atau masuk pada triwulan ke-2 untuk Morowali Utara, sudah pada angka Rp.2,033,1 triliun, kalau kita presentasekan sudah mencapai 77,2%. Jadi suatu hal yang menggembirakan dan kami yakin dan percaya, pada realisasi triwulan ke-3 dan ke-4 akan mencapai dari target yang dibebankan, “imbuhnya.

Hal tersebut menurut pandangan praktisi/sekaligus pengamat ekonomi Dr. Wiwiek, M.BA, saat dimintai tanggapannya via phone terkait hal tersebut, mengungkapkan bahwa pencapaian target itu adalah hal yang sangat luar biasa dan sangat membanggakan.

Pasalanya kata Wiwiek, dimasa pandemic covid-19 itu tidak sedikit daerah yang terancam iklim investasinya terancam gagal, Tapi di daerah Morut itu, justru Investasi melambung jauh diatas angka indeks pertumbuhan Investasi daerah.

Masih menurut Wiwiek, hal tersebut tentunya tidak terlepas dari kemampuan sumber daya manusia, melakukan maneuver memanfaatkan peluang atas ruang yang tersedia.

“Kita harus obyektif mengakui, suatau prestasi yang sangat membanggakan dan patut diacungkan jempol dari kerja keras sosok Kepala Dinas yang mampu melakukan terobosan dimasa sulit pandemic covid-19 ini. Cerminannya kita dapat melihat indeks pertumbuhan Investasi disejumlah daerah di Sulawesi Tengah yang belum menunjukan angka signifikan, Sementara di Morowali Utara ini, pencapaian target Investasi baru masuk kwartal ke-2, sudah mencapai 77,2%, “terang Wiwiek.

Pernyataan Dr. Wiwiek, M.BA, tersebut diamini oleh Praktisi Pengamat Investasi, Prof. Dr. Supena B. Wijaya , M.BA, MM. Saat dihubungi via phone seluler.

“Ini adalah prestasi hal yang sangat luar biasa. Dimasa pandemic covid-19 Morut mampu mendulang investigasi yang cukup signifikan. Saya yakin Morut akan lebih menggeliat pasca pandemic ini, “tandas Supena. (AL)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *