Jokowi-Ma’ruf Dinilai Gagal, PB HMI Akan Usung Gelombang Aksi Besar Besaran

Viewer : 190 Kali
Bendera PB HMI (IST)
Bendera PB HMI (IST)

Pewarta : Andi S

Jakarta, Libasnews.co.id –

Presiden Jokowi – wakil presiden Ma’ruf Amin dinilai gagal memenuhi hak masyarakat, pengurus besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI), instruksikan Badko HMI diseluruh indonesia gelar gelombang aksi massal, kepung Istana Negara, MPR-DPR RI dan DPR-D di seluruh indonesia. 

Demikian tertuang dalam surat instruksi PB HMI, Nomor 144/A/Sek/12/1443 bertanggal 2 Agustus 2021 

Dalam surat itu, Ketua PB HMI, Abdul Muis Amiruddin menginstruksikan kepada Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI se-Indonesia agar menggelar aksi unjuk rasa menjelang dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin. 

“Kami pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin beserta kabinetnya dianggap gagal,” kesimpulan dalam surat instruksi tersebut.  

Selain itu, Abdul Muis Amiruddin, meminta agar kader HMI di daerah melakukan aksi pada 6-13 Agustus. 

Adapun titik aksi yang direkomendasi mulai dari Istana Negara hingga Gedung Dewan Perwakilan Rakyat. 

“Aksi puncak pada tanggal 16 Agustus 2021 yang dilakukan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD),” sebagaimana dikutip dari surat tersebut, Rabu (04/08/21). 

Surat Instruksi tersebut, diamini Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan, dan Pemuda, PB HMI, Rich Hilman Bimantika. 

Hilman, dalam keterangannya dikutip dari pemberitaan sebelumnya, adalah upaya mengakomodasi keresahan masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. 

“Kita respons dalam bentuk aksi nyata, aksi unjuk rasa,” kata Hilman saat dihubungi awak media (04/08/21). 

Dalam lanjutan keterangannya, Hilman menyatakan, PB HMI membebaskan kepada kader di daerah untuk memilih waktu pelaksanaan aksi dari tanggal 6-13 Agustus. 

Untuk Badko HMI sendiri diinstruksikan menggelar aksi puncak di depan kantor DPRD wilayah masing-masing pada 16 Agustus mendatang di seluruh Indonesia, sementara PB HMI akan menggelar aksi di depan gedung MPR-DPR RI. 

Sebagai langkah awal, PB HMI berencana akan menggelar aksi awal di Istana Merdeka pada Jumat (06/08/21) mendatang. 

“Sudah muncul satu titik aksi yaitu Istana Negara. Jabodetabek-Banten akan ikut kita tanggal 6 atau bagaimana ini masih kita tunggu sampai malam ini,” jelas Hilman. 

Menurut Hilman, sejauh ini sudah terdapat sejumlah badan koordinasi (badko) HMI di daerah yang mengkonfirmasi akan melakukan aksi tanggal 6 Agustus. Badko tersebut antara lain, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Tengah. 

Meskipun pihak PB HMI mengetahui bahwa aksi tersebut tidak diizinkan polisi karena masih dalam pelaksanaan PPKM Level 4, namun pihaknya telah mengirimkan pemberitahuan. 

“Dalam undang-undang dijelaskan itu bukan izin, cukup pemberitahuan,” ujarnya. 

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *