Menag Singgung Busana Muslim. Ketua FPI Lutim : Menteri Agama Telah Menyakiti Hati Umat Islam

Viewer : 122 Kali
Ketua FPI Luwu Timur
Ketua FPI Luwu Timur

Malili, libasnews-

Abdul Rauf Ladewang, Ketua FPI Lutim, menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi, yang dinilainya telah menyakiti hati umat islam soal wacana larangan penggunaan cadar, celana cingkrang dan simbol syariat islam lainnya.

Menurut rauf, statemen Menag Facrul Razi tersebut terkesan tidak bersahabat dengan umat Islam sebab penggunaan cadar dan celana cingkrang merupakan pilihan dan hak bagi umat Islam. terang Rauf.

Lebih jauh Rauf menggambarkan bahwa pernyataan Menag beberapa hari ini membuat perih hati umat Islam, soal cadar dan celana cingkrang itu soal pilihan, hak asasi dan pilihan manusia dalam berpakaian adalah sama sepanjang tidak bertentangan dengan Hukum, Adat dan Kebudayaan sepanjang masih dalam batas norma-norma kewajaran, dan setiap warga negara dijamin oleh undang undang untuk melaksanakan ajaran agama yg diyakininya.” kata Rauf Jumat (01/11/2019).

Lanjut rauf menjelaskan, tidak ada satupun referensi dan literatur yang menyatakan orang bisa menjadi jahat atau radikal karena pakaiannya. Menurutnya, orang itu radikal karena cara berpikirnya yang melahirkan kejahatan atau perbuatan melanggar hukum.

“Jadi orang tidak dapat dihukum hanya karena dia bercadar atau bercelana cingkrang, kemudian terkait pelarangan bagi ASN yang bisa membatasi atau melarang pegawai negeri untuk tidak bercadar itu kewenangan MenPan/RB, bukan Kemenag.” Lanjut Rauf.
Kemenag harusnya sibuk membuat formulasi bagaimana orang tidak terjangkit virus radikal, bagaimana orang bisa memakmurkan rumah ibadah dan melaksanakan ajaran agamaNya masing-masing sebagaimana ajaran yang diyakininya bukan justru menyakiti hati pemeluk umat beragama dengan mengeluarkan pernyataan yang menjauhkan umat dengan ajaran agamanya sendiri, sehingga menimbulkan polemik dan kekisruhan ditengah kerukunan antar umat beragama dinegeri ini, tutupnya. (Arsad/R1).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *