Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Kepala Desa Tokala Atas Akan Laporkan Oknum Wartawan Berita Morut

Viewer : 420 Kali
Mauludin M., Kepala Desa Tokala Atas

Morut_Sulteng, Libasnews.co.id-

Kepala Desa (Kades) Tokala Atas, berang dituding telah memanfaatkan situasi mencari keuntungan pribadi dibalik Pendemi covid-19, oknum wartawan salah satu Media Online Morut, terancam akan dilaporkan ke Mapolda Sulteng.

Hal tersebut bermula dari pemberitaan yang dimuat salah satu wartawan Media Online Morut yang menyebutkan Maludin M telah memanfaatkan Dana Desa untuk meraup keuntungan dibalik gejolak Pendemi Covid-19.

Maludin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Desa, saat ditemui kru Media Libasnews membantah keras atas tudingan yang dilansir salah satu Media online diMorut tersebut.

Adapun petikan berita hal yang dimaksudkan antara lain :
“Kepala Desa Tokala Atas, Kecamatan Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Mauludin, diduga ambil kesempatan manfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2020 dengan dalih pengadaan sembako, mengantisipasi kelangkaan bahan pokok ditengah pendemi covid-19”.

Dalam redaksi selanjutnya, wartawan salah satu media online dimorut tersebut juga mengutip pernyataan salah satu sumber, dimana sumber yang tidak mau namanya disebutkan tersebut mengatakan bahwa kades (Mauludin,red) menggunakan isu covid-19 untuk meraup keuntungan pribadi.

“Pak Kades ambil kesempatan saja, supaya dapat untung, karna tidak jelas berapa pembelanjaan sembako yang terpakai dari total dana talangan 150 Juta”, ujar sumber tersebut sebagaimana dilansir BeritaMorut. Com, minggu, 12/4/2020.

Atas tudingan tersebut, Mauludin M, menanggapi pemberitaan yang dilansir Media Online BeritaMorut.Com, sebagai sebuah fitnah.

“Bagaimana bisa saya dituduh memanfaatkan Dana Desa 2020, sementara Dana Desa sendiri belum cair. Anggaran 150 juta yang sudah kita posting itu belum cair, dan itu baru Pagu Anggaran dalam bentuk estimasi. Mengenai bahan sembako yang sudah terbagikan itu, kami hanya menggunakan dana talangan bapak angkat, itupun masih sementara kita evaluasi dan pantau terus, mengingat kondisi warga ditengah Pendemi penyebaran virus covid-19 di Tokala Atas”. terang Mauludin.

Masih kata Mauludin M, di Desa Tokala sendiri, termasuk Desa yang masuk dalam zona merah presfektif Satuan Gugus Tugas penanganan penyebaran pendemi covid-19, pasca Alm.Atriple Tumimomor dinyatakan positif terinfeksi virus covid-19.

“Desa ini paling tertinggi angka ODP nya pak. Ada kurang lebih 26 orang yang ditetapkan sebagai ODP dari daerah terdampak. Ada 5 orang ODP yang pernah melakukan kontak dengan Alm.Bapak Bupati. 21 orang itu, adalah mahasiswa dan karyawan yang diliburkan dari daerah terdampak rawan. Ada dari Kendari, Makassar, Palu, Gorontalo, Maros dan Kolonodale” terang Maludin M, yang diamini oleh sejumlah tokoh masyarakat Tokala, (13/4/20).

Atas pemberitaan yang dinilainya sarat opini tersebut, Kepala Desa Tokala Atas, Mauludin M, menegaskan bahwa Dirinya bersama Anggota BPD Takala Atas, dalam waktu dekat ini akan sambangi Mapolda Sulteng untuk melaporkan perilaku oknum wartawan tersebut.

“Saya bersama Anggota BPD Tokala Atas akan ke Polda Sulteng dalam waktu dekat ini melaporkan pencemaran nama baik, dengan berbagi tudingan yang dialamatkan kepada saya selaku Kepala Desa” tandas Maludin, diamini sejumlah anggota BPD dan aparat Desa lainnya. (Al)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *