Morut Bakal Jadi Kawasan Industri Raksasa Asia Tenggara

Viewer : 704 Kali
kimia_110856_small

Morut_Sulteng, Libasnews.co.id-

Kehadiran Mega Perusahaan PT. Stardust Estate Investment (SEI) di Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), mendapat sambutan hangat dari segenap element masyarakat Morut.

Hal tersebut terlihat pada sikap dan peran serta masyarakat didaerah itu, yang tampak sinergis dalam proses pembangunan diatas areal Kawasan Industri yang telah dicanangkan Pemkab Morut beberapa waktu lalu.

Perusahaan yang bergerak dibidang Industri pertambangan tersebut, ditengarai sedang melakukan kegiatan prosesing pembagun Mega Smelter tahap awal berkapasitas 24 tungku, sementara selebihnya dari total target 60 tungku itu, akan diprogres pada tahap lanjutan, pada areal yang sama.

Menurut keterangan yang dihimpun didaerah itu, bahwa pada obyek Kawasan Industri tersebut, Smelter yang dikerjakan oleh Pihak PT. SEI itu, yakni PT. GNI, direncanakan akan dilengkapi dengan tehknologi pengolahan biji nikel, untuk memproduksi secara langsung aneka macam barang jadi dari biji Nikel yang dihasilkan.

Pemkab Morut, melalui Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Morut, Gunawan, ST, MT, saat ditemui crew libasnews.co.id diruang Kerjanya (16/02/20) membenarkan hal tersebut.

“Perusahaan PT. SEI itu, mentargetkan diatas areal Kawasan Industri itu, Smelter yang dibangun itu akan dilengkapi dengan tehknologi pengolahan yang dapat meghasilkan bahan jadi” kata Gunawan.

Hal tersebut, tidak terlepas dari kebijakan Bupati Morut Aptriple Tumimomor, sebagai salah satu langkah kongkrit dalam upaya meningkatan perekonomian Daerah berbasis pemberdayaan potensi Daerah, guna mewujudkan Morut sebagai salah satu kawasan berbasis Industri, yang belakangan diketahui akan menjadi Kawasan Industri terbesar di Asia Tenggara.

Disisi lain, menurut pengamat industri Frof.Dr.Fredy, M.Eg, saat diminta tanggapannya via phone seluler di Jakarta memprediksikan Daerah Morut mendatang, bakal memiliki arti penting bagi Negara se-Asia Tenggara, bahkan tidak menutup kemungkinan akan menjadi incaran Negara luar, sembari mencontohkan Freeport di Irian Jaya.

Terkait dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Indonesia (LSM JARI INDONESIA), Andi Samsu Alam yang lebih akrab disapa Andi Alam, saat ditemui disela aktivitas pendampingan Penguatan Kapasitas Msyarakat di Daerah itu, (17/02/20) mengapresiasi kebijakan Pemkab Morut tersebut.

“Langkah kebijakan Pemerintah Morut untuk menjadikan Daerah ini sebagai Kawasan basis Industri, menggait investor luar, itu sangat luar biasa. Kehadiran Perusahaan PT. SEI di Morowali Utara tentunya kita berharap nantinya akan menjadi lokomotif penggerak revolusi perekonomian daerah Morut dan menempatkan posisi Daerah Kita sebagai Kawasan Industri yang memiliki arti penting, minimal di Kawasan Asia Tenggara” kata Andi Alam.

Lanjut Andi Alam menambahkan, “Eksistensi PT. SEI bukan hanya sebatas lapangan kerja saja, tapi akan menjadi lokomotif sekaligus magnet investasi multidimensi guna menggerakkan denyut perekonomian secara universal dan membuka berbagai peluang bisnis” Imbuhnya.

Seiring pembangun area Kawasan Industri Smelter yang diproyeksikan akan menjadi Kawasan Industri Raksasa di Asia Tenggara itu, segenap element masyarakat berharap dengan adanya Mega Industri yang digadang akan diresmikan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo tersebut, dapat menjawab tantangan kondisi sosial Di daerah Morut. (Al)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *