Morut Jelang Lockdown, Harga Gas Elpiji Melonjak, LSM Jari Indonesia Minta Pemerintah Lalukan Operasi Pasar

Viewer : 183 Kali
Tabung Gas LPG 3 Kg

Morut_Sulteng, LibasNews.co.id,-

Jelang lockdown total Kabupaten Morowali Utara, besok (10-12/4) Tabung Gas Elpiji langkah, ditengarai tabung gas isi 3kg harganya meroket mencapai Rp50ribu di Kolonodale. Diduga kuat telah terjadi pengoplosan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Seperti yang dikeluhkan sejumlah warga Kolonodale, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara (Morut). Erni (43th) salah seorang ibu rumah tangga, warga Kolonodale saat ditemui crew LibasNews saat melakukan penelusuran di daerah itu.

“Coba dibayangkan pak, Gas elpiji ukuran 3kg itu, sudah sangat langkah. Itupun kalau didapat hanya orang tertentu saja yang menjual. Tidak ada izin, mahal lagi harganya. Coba pak harga gas bersubsidi 48 – 50ribu rupiah pertabung”, keluh Erni.

Penelusuran lanjutan, terpantau sejumlah penjual gas elpiji tersebut menjual dengan harga Rp. 50ribu pertabung, ukuran 3kg.

Terkait permasalahan tersebut, Direktur Eksekutif LSM JARI INDONESIA, Andi Samsu Alam, saat ditemui di Kolonodale (8/4/20), menilai pemerintah kurang pekah dan lamban dalam mengambil langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya lonjakan harga pasar seputar kebutuhan pokok, termasuk ketersediaan gas elpiji dengan harga standar subsidi.

“Seluruh unsur Aparat terkait, kita meminta untuk segera turun tangan melakukan operasi pasar, guna menjamin kepastian ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan Gas elpiji yang harganya menggila” tandas Andi Alam.

Selain itu, Andi Samsu Alam juga berharap agar pedagang dapat merasionalkan harga kebutuhan masyarakat dan jangan memanfaatkan momen dibalik kondisi sosial yang kian resah. (rd)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *