Peringati May Day, BPJAMSOSTEK dan Pemprov Sulteng Gelar Baksos

Viewer : 178 Kali
IMG-20200506-WA0006
Peringati May Day, BPJAMSOSTEK dan Pemprov Sulteng Gelar Baksos dengan membagikan sembako kepada buruh yang terdampak corona

Palu_Sulteng, Libasnews.co.id-

Salah satu imbas ekonomi dari pandemi corona adalah gelombang PHK tenaga kerja (naker) di tanah air, tidak terkecuali di Sulteng.
Olehnya sebagai wujud kepedulian dalam rangka memperingati Hari Buruh (May Day) 2020 dan membantu naker yang terdampak corona, BPJAMSOSTEK Cabang Palu melakukan bakti sosial (baksos) penyerahan 350 paket sembako kepada perwakilan serikat pekerja pada Selasa (5/5), di kantor Gubernur Sulteng.
Paket yang diserahkan simbolis oleh Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si diharapkan mampu memenuhi hak-hak kesejahteraan naker yang harus diperjuangkan walau di situasi krisis sekalipun.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK atas kebaikan dan kepeduliannya,” kata gubernur di awal sambutan.
Turut menghadiri Sekda Dr. H. Moh. Hidayat Lamakarate, M.Si, Kepala BPJAMSOSTEK Palu La Uno, Asisten Pemerintahan Ir. H. Faisal Mang, MM dan Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs. Arnold Firdaus, MTP.
Bertepatan dengan momen itu, gubernur yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sulteng meminta kerjasama organisasi serikat pekerja untuk ikut memutus mata rantai penularan virus asal Wuhan, Tiongkok itu.
Dengan jalan mensosialisasikan ke naker yang dinaungi tentang imbauan-imbauan pencegahan seperti menjaga jarak aman (physical distancing), menjauhi keramaian (social distancing), memakai masker saat bekerja dan tidak batuk maupun bersin sembarangan.
“Ingatkan teman-teman kalau batuk dan bersin ada etikanya supaya percikan apapun dari mulut Kita tidak bergentayangan,”  kata gubernur tentang droplet (cairan tubuh) yang jadi media potensial penularan virus ke orang lain.
Menyoal kondisi naker Sulteng yang di-PHK dan belum terdaftar dalam program kartu prakerja maka gubernur nyatakan siap mengintervensinya.
“Bagi yang tidak terakomodir, mereka akan dibantu lewat paket sembako senilai tiga ratus ribu, selama tiga bulan,” jelas Ia tentang rencana pemda kepada naker yang belum tercatat dalam program kartu itu.
Dari data terakhir Dinas Nakertrans Sulteng, ada lebih kurang 10.370 naker yang telah dirumahkan sepanjang merebaknya pandemi covid-19.
Sedangkan yang sudah tercover program prakerja baru sekitar 5874 orang.
“Mungkin (besarnya) tidak sama dengan kebijakan pelatihan dan insentif (prakerja) karena ini sekadar jaring pengaman sosial,” tandasnya atas program pemda lewat Dinas Nakertrans Sulteng.
Selain menyerahkan 350 paket sembako kepada tenaga kerja yang terdampak covid 19, juga diserahkan santunan kematian dan kecelakaan kepada ahli waris dan peserta BPJAMSOSTEK, serta bantuan masker kain produksi BLK Sulteng sebanyak 300 helai.
(Al/Rd/Biro Humas Sulteng)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *