Plt. Bupati Muara Enim Menyampaikan Dukungannya Atas Rencana Pembentukan Propinsi Sumatera Selatan Barat

Viewer : 42 Kali
Plt. Bupati Muara Enim Menyampaikan Dukungannya Atas Rencana Pembentukan Propinsi Sumatera Selatan Barat
Plt. Bupati Muara Enim Menyampaikan Dukungannya Atas Rencana Pembentukan Propinsi Sumatera Selatan Barat

Muara Enim, Libasnews.co.id-

Plt. Bupati Muara Enim, H. Juarsah, S.H., menyampaikan dukungannya atas rencana pembentukan Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Barat. Hal tersebut diutarakannya saat menerima kunjungan Presidium Persiapan Pembentukan Provinsi Sumsel Barat yang di ketuai Drs. H. Djazuli Kuris, M.M., Senin (20/7/2020) di Ruang Rapat Bupati Pemkab Muara Enim.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati berpandangan bahwa selagi pemekaran ini diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan serta teruji berdasarkan kajian empiris, maka menurutnya tidak ada alasan bagi Kabupaten Muara Enim untuk tidak bergabung dengan Provinsi Sumsel Barat.
“Apalagi cita-cita pembentukan propinsi ini sudah sejak lama mengemuka dan merupakan cita-cita Bupati Muara Enim terdahulu, yaitu H. Nang Ali Solichin dan Almarhum H. Hasan Zen tentu saja kita siap mendukung,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Plt. Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Liono Basuki yang berpendapat bahwa secara prinsip dirinya menyetujui rencana ini, terlebih untuk memaksimalkan potensi daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Secara prinsip kita menyetujui rencana ini terlebih untuk memaksimalkan potensi daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” urainya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Ir. H. Hasanuddin, M.M., juga merespon positif atas rencana pembentukan Propinsi Sumsel Barat ini.
“Dalam waktu dekat kita akan mempersiapkan segala surat-menyurat, dokumen dan administrasi pendukung lainnya dari Pemkab. Muara Enim yang diperlukan presidium sebagai syarat dukungan kita,” terangnya.
Sedangkan ketua Presidium pemekaran propinsi Sumsel Barat, Drs. H. Djazuli Kuris, M.M memaparkan sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah disebutkan bahwa syarat minimal pembentukan propinsi baru yaitu sekurang-kurangnya terdiri dari 5 (lima) kabupaten/kota.
“Setidaknya saat ini telah mengantongi 6 (enam) dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, yaitu Lahat, Empat Lawang, Pagaralam, Lubuklinggau, Musi Rawas dan ditambah Muara Enim hari ini,” urainya.
Selanjutnya Djazuli memaparkan bahwa ia bersama timnya masih akan meminta dukungan bergabungnya Pemkab. Penukal Abab Lematang Ilir dan Musi Rawas Utara dalam rencana pembentukan DOB ini.
“Kita juga akan meminta dukungan dari Pemkab PALI dan Muratara, sehingga total keseluruhan terdapat 8 (delapan) kabupaten/kota yang direncanakan masuk ke dalam calon daerah otonomi baru (DOB) Propinsi Sumsel Barat,” tegasnya.
Terakhir ketika disinggung mengenai letak ibukota Djazuli menjelaskan terdapat tiga daerah yang berpotensi untuk menjadi ibu kota.
“Kalau masalah ibu kota, hal tersebut kita serahkan kepada tim ahli untuk dikaji lebih lanjut. Menurut saya Lubuklinggau, Lahat dan Muara Enim menjadi kandidat yang pas untuk ditetapkan sebagai ibukota propinsi,” pungkasnya. (Alv)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *