Tjahjo : Produktifitas Kinerja 4,1 Juta ASN Dipacu

Viewer : 35 Kali
Tjahjo : Produktifitas Kinerja 4,1 Juta ASN Dipacu
Tjahjo : Produktifitas Kinerja 4,1 Juta ASN Dipacu

Laporan : Andi S

Jakarta, Libasnews.co.id –

Reformasi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan hal yang gampang. Termasuk menonaktifkan PNS yang masuk kategori tidak produktif. 

Demikian ungkapan Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo di acara eksklusif bersama Peter Gontha yang disadur dalam program IMPACT di CNBC Indonesia TV. 

“Kalau di swasta kan gampang aja kalau ada reformasi birokrasi itu diberhentikan, selesai (dikasih) pesangon. Ini (PNS/ASN) kan nggak bisa, menunggu mereka pensiun, Gak mungkin yang 1,6 (juta) kami pesangonkan, kami gak punya anggaran,” tutur Tjahjo Kumolo.

Lanjut Tjahjo Kumolo memaparkan, kini jumlah ASN di Indonesia yang ada di bawah tanggung jawabnya berjumlah 4,1 juta jiwa. 

Dari 4,1 juta PNS tersebut katanya, 39% di antaranya 1,6 juta PNS merupakan tenaga administrasi, padahal menurut Tjahjo tenaga administrasi itu saat ini sudah dapat digantikan dengan sistem digitalisasi.

“Kalau pun dulu dilatih memahami IT juga masih sulit sekali. Jadi, bertahap saling mengejar. Yang kami terapkan mulai tahun ini, (rekrutmen CPNS) harus sesuai kebutuhan, “terang Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo yang juga merupakan politisi senior PDI-P itu.

Hal itu menurut Tjahjo, berawal dari penerapan rekruitmen CPNS sesuai keinginan. Oleh karena itu, katanya, skema perekrutan tersebut saat ini diubah menjadi sesuai kebutuhan. 

Pada kesempatan itu, menanggapi pertanyaan Peter Gontha, yang menyorot PNS yang malas bekerja atau tidak produktif kerjanya, Tjahjo mengatakan, “Memang aturannya sepanjang pegawai tetap atau mengajukan pengunduran diri, bisa. Kalau tidak mengundurkan diri, tidak bisa, sulit, “jelas Tjahjo. 

Tjahjo lanjut menuturkan, Banyak juga di daerah-daerah yang datang, langsung baca koran, datang sarapan dulu. Sekarang ini tidak bisa, karena kami menginginkan Eselon 1 dan 2 itu harus jadi leadernya yang mengontrol, mengorganisir, dan menggerakkan, tuturnya. 

Tjahjo juga mengklaim, kinerja PNS saat ini, terus dipacu untuk produktif, “Sekarang kan absensi harus wajib, datang dan pulang, sudah ada sistemnya. Ada reward dan punishment, “katanya.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *