Pesan Walikota Palopo Dalam Diklat Dasar Keselamatan Kapal Tradisional (BST KLM) Angkatan XII, Walikota Palopo Berpesan

Viewer : 150 Kali
IMG-20200228-WA0009

Palopo, Libasnews.co.id-
Walikota Palopo HM. Judas Amir, MH menghadiri acara Penutupan Diklat Dasar Keselamatan Kapal Tradisional (BST KLM) kecakapan kapal tradisional (skk 60 mil) angkatan XII asal Palopo yang di laksanakan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar (PIP), bertempat di aula Hotel Atriam, Sabtu 22 Februari 2020.
Diklat tersebut dilaksakan selama 5 hari terhitung mulai hari senin tanggal 17 Ferbruari 2020 sampai hari sabtu 22 Februari 2020, penutupan diklat tersebur Judas Amir di dampingi Unsur Forkopimda yaitu Kapolres Palopo, AKBP. Alfian Nurnas SH., S.Ik., Ketua DPRD Kota Palopo, Dr. Hj. Nurhaenih S.Kep.,M.Kes, mewakili Dandim 1403 SWg, Kasdim 1403 Swg Mayor Kaveleri Suparman dan perwakilan Kejari Palopo dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Palopo, Hj. Nurlely Kaso.
Walikota Palopo HM. Judas Amir, MH. Dalam arahanya berterimah kasi kepada PIP terkhusus perwakilan PIP yang telah hadir di Kota Palopo untuk melaksanakan diklat tersebut.
“Terimah kasih kepada bapak/ibu dari PIP makassar yang telah memiliki perhatian kepada pemerintah Kota Palopo untuk melaksakan diklat ini”
Lanjutnya target untuk jumlah peserta sebanyak 200 akan tetapi yang hadir kurang lebih 100 peserta.
Judas Amir menjelaskan untuk dana peserta diklat murni dari anggaran PIP Makasar tidak ada sangkut pautnya dengan Pemerintah Palopo. Papar Wlikot dengan bijak.
“Untuk peserta, semua dana yang dikeluar untuk diklat ini baik itu instrukturnya, hotel, uang makan, semuanya dari PIP makasar, tidak ada sepeserpuluh dari Pemerintah Palopo” ujarnya.
Dengan adanya diklat ini membuktikan bahwa ternyata pemerintah dimana saja posisinya tetap memikirkan rakyatnya dan semua pemerintah dari organisasi apapun namanya tetap memikirkan kepentingan rakyatnya. Ujarnya.
Selain itu Judas Amir juga menyampaikan memakan ikan yang baik sangat bagus untuk kesehatan oleh karena itu terkait dengan sehat ini, ikan yang di dapat oleh nelayan yang dikonsumsi oleh masyatakat sebagaiknya ikan yang memiliki kualitas yang bagus juga, bukan ikan yang mengandung formalin yang dapat membahayakan kesehatan masyarat.
” Klau ada nelayan atau penjual ikan yang kita liat kasikn formalin ikannya lantas di mau jual atau kasi sama masyarakat janganki takut laporkan kepada pihak yang berwajib karena orang orang yang beginilah yang merusak masyarakat”
“Mungkin bagi kita asuransi tidak berguna, tetapi barguna untuk kelanjutan hidup keluarga kita” Di akhir arahannya Walikota Palopo Judas Amir memberikan asuransi semua peserta yang mengikuti diklat hari ini melalui Kadis Perikanan dan kelautan. (HR)
ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *