Anwar Hafid : “Hingga Saat Ini PD Masih Tetap Solid Mendukung HANDAL,”

Viewer : 54 Kali
Andi Samsu Alam, Relawan Laskar Pelangi Bunda Lili.
Andi, Relawan Laskar Pelangi Bunda Lili.

Laskar Pelangi Bunda Lili angkat bicara

Morut, Sulteng – LibasNews.co.id –

Terkait pemberitaan salah satu media online yang memuat pernyataan Ir. Syafruddin Madjid dengan tema “Partai Demokrat menarik seluruh dukungannya kepada pasangan calon Ho Liliana-Abudin Halilu (HANDAL), ternyata bukan keputusan final Partai, melainkan bersifat pribadi.

Sebagaimana yang diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) yang saat ini masih berstatus sebagai Anggota DPR-RI aktif periode 2019-2024.

Anwar Hafid, saat dikonfirmasi via WhatsApp, menandaskan, hingga saat ini, PD masih solid mendukung Paslon HANDAL.

“Selamat pagi semua saudaraku di Morowali Utara. Partai demokrat tidak pernah menarik dukungan dari pasangan HANDAL.Kalau ada yang mengatakan demikian,Itu ada pernyataan peribadinya dan bukan keputusan partai demokrat, “tulis Anwar Hafid, Selasa (24/11/20)

Terkait hal tersebut, Koord. Laskar Pelangi Bunda Lili, Andi, saat dihubungi via telepon seluler, mengatakan, statement Syarifuddin itu, sangat kontradiktif dengan status dan kapasitasnya ditubuh Partai Demokrat (P-Demokrat), dalam hal pengambilan keputusan atas dukungan Partai.

Demikian diungkapkan Andi, diselah aktivitasnya melalui sambungan telpon seluler berdurasi 13menit, dari kota Makassar, Selasa (24/11/20).

Olehnya itu, menurut Andi, Pernyataan Syarifuddin, itu tidak dapat dijadikan rujukan bahwa PD telah menarik dukungannya atas Paslon HANDAL.

Perihal testimoni saat gelar kampanye Paslon DIA di Desa Poona yang ikut dilansir pada rubrik berita media online itu, yang menyatakan bahwa PD pernah berkuasa di Indonesia selama 10 tahun, dan selama itu, kami selalu diajarkan untuk berpolitik santun, Kata Andi, cukup menjadi konsumsi pribadi.

Menurut Andi, “Pernyataan itu, cukup menjadi konsumsi pribadi saja. Sebab Partai yang mengusung HANDAL itu tidak kalah pentingnya peran serta dalam status jabatan penguasa di NKRI ini, “terang Andi.

Namun demikian lanjut, Andi, bahwa Ungkapan Syarifuddin itu, harus dihargai sebatas hak berpendapat, namun disisi lain, sangat disayangkan karena faktanya justru terkesan sangat emosional dan menafikan rasionalitas dalam sudut pandangnya.

“Berpendapat itu, adalah hak setiap orang, termasuk Syarifuddin. Namun harus tuntas analisanya. Jangan mengedepankan emosional, sementara rasionalnya dinafikan, “tutur Andi.

Fakta lain, kata Andi, “Sebagai bahan rujukan berpikir kita, pak Anwar Hafid saja saat hadiri mengkampanyekan Paslon HANDAL, di Bungintimbe, didepan publik dengan lantang menyeruhkan dukungan terhadap Paslon HANDAL, “terang Andi.

Hal yang lain, masih terkait rilis berita yang dipublikasi itu, menyangkut pernyataan tentang perbedaan yang menyebutkan “Terlihat sekali perbedaan paslon sebelah (Handal) dengan D1A bila kampanye. Delis ini memiliki konsep dan gagasan yang jelas, sederhana, dan menyentuh sekali kebutuhan dasar warga Morut”

Kata Andi, justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Hal ikhwal, justru terdapat beberapa uraian Visi melalui misi melanjutkan program pendidikan dan kesehatan gratis itu, sudah berjalan sejak periode Alm.Aptriple Tumimomor, tinggal dilanjutkan dan peningkatan kualitasnya.

Sementara menyinggung issue yang menyatakan bahwa, yang layak memimpin Morut hanya Delis – Djira, karena putra daerah asli lebih paham daerah, yang tahu persis kondisi dan kebutuhan masyarakat Morut, menurut Andi, pernyataan tersebut, sungguh sangat ironi.

Pada segmen pernyataan itu, Andi, lebih jauh mencontohkan, Kabupaten Luwu Utara, Bupatinya adalah perempuan (Indah Putri Indriani) yang notabene lahir dan besar di Enrekang, justru dibawah kepemimpinannya, mampu merubah wajah daerah tersebut ke arah lebih baik.

“Hemat saya, semua Paslon yang ikut kontestasi pada Pemilukada Morut ini, masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Ada yang banyak cerita dan kaya janji, disisi lain ada juga yang sedikit cerita tetapi pekah dengan kondisi sosial dan memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat kecil, “pungkas Andi.

Terkait uraian sebagai reaksi perimbangan, Andi kembali mengajak seluruh Laskar Pelangi Bunda Lili, agar senantiasa menjaga dan menciptakan suasana sejuk dalam menyampaikan pandangan, dan jangan mudah terprovokasi dengan issue negatif yang tidak produktif. (R1)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *