Dinas Pengendalian Penduduk & KB Gelar Optimalisasi Pelaksanaan Program Dasawisma

Viewer : 23 Kali
IMG-20201104-WA0004
Dinas Pengendalian Penduduk & KB Gelar Optimalisasi Pelaksanaan Program Dasawisma

Palopo, Libasnews.co.id-

Pemerintah Kota Palopo melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana gelar Optimalisasi Pelaksanaan Program Dasawisma Kota Palopo.

Walikota Palopo HM. Judas Amir di dampingi Tim Penggerak PKK, Utia Sari Judas, plt. Dinas PP dan KB, Farid Kasim Judas dan Asisten 2 Pemkot, Taufiq, M.Kes menyerahkan Secara Simbolis Buku Rekening Biaya Operasional Kelompok Dasawisma dilaksankan di Indoor Saokotae dengan tema “optimalisasi peran dan fungsi kelompok Dasawisma untuk peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga,” Rabu,4/11/2020.

Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Farid Kasim Judas,S.H.,M.Si sebelum menyampaikan laporannya terlebih dahulu Farid menyemangati para kader dasawisma dengan yel yel “Sehat Sehat Sejahterah”.

Kader dasawisma yang hadir sebanyak 193 orang yang mewakili 3 kecamatan yaitu Kecamatan wara, Kecamatan Mungkajang, dan Kecamatan Wara Barat.

Kegiatan yang sama akan dilakukan secara berkala terhitung mulai hari ini Rabu, Kamis dan Jumat.

Lanjutnya, Kegitan dibagi karena kita harus menjaga protokol kesehatan sehingga menjaga kepadatan penduduk. 

Farid juga menyampaikan bahwa Kota Palopo mendapatkan juara 1 KB tingkat Provinsi melalui Conferensi Call.

“kenapa kita bisa mendapatkan juara 1 tingkat Provinsi karena tim kita bekerja dengan solid dan saling bekerjasama dan tidak lepas dari peran ibu-ibu dasawisma”

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palopo dr. H. Utiasari Judas,M.Kes menyampaikan dasawisma merupakan kelompok yang dimana 10-20 kepala keluarga dalam 1 RT dan memiliki 1 ketua. 

Yang perlu diketahui dalam Keluarga Berencana (KB) yaitu ada 4 terlalu, yakni :

– Pertama Terlalu muda untuk pengantin;

– Keduan Terlalu muda melahirkan;

– Ketiga Terlalu banyak anak; dan,

– Keempat Terlalu rapat.

“Ke empat (4) ini yang perlu di perhatikan”. ujarnya.

Lanjutnya Untuk saat ini yang sedang terkenal Stanting yaitu kerdir, pendek akibat kekurangan Gizi, ini yang perlu diperhatikan. 

Walikota Palopo HM. Judas Amir, MH menyampaikam ini merupakan sejarah bagi pemerintah selama 7 tahun menjadi Walikota baru hari ini bisa di pertemukan dengan ketua Dasawisma.

Lanjutnya Dasawisma yang ada di masing-masing di kelurahan diharapkan dapat berperan aktif mengoptimalkan peran untuk mendukung pembangunan keluarga di masa pandemi Covid 19 yang sangat berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi.

Walikota Palopo Judas Amir akan menaikkan biaya oprasional dari 80.000 menjadi 100.000 perbulan.

Dengan harapan semua kader dasawisma bisa berperan aktid di wilaya masing-masing karena menurutnya kader dasawisma adalah mata dan telinganya Lurah sekaligus Walikota.

Hadir pula para Camat, Lurah dan para undangan. (Hms/Agghacheno85)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *