DPD PKS OKU, Solid Dukung Kemenangan Pasangan “BEKERJA”

Viewer : 33 Kali
DPD PKS OKU, Solid Dukung Kemenangan Pasangan "BEKERJA"
DPD PKS OKU, Solid Dukung Kemenangan Pasangan “BEKERJA”

Oku_Sumsel, Libasnews.co.id-

Penegasan dukungan mengusung dan memenangkan pasangan dengan jargon BEKERJA tersebut disampaikan Ketua DPD PKS OKU H. Junaidi Hambo, BE didampingi Ketua Pemenangan Pilkada PKS OKU Azawar Arifin, M.Pd.I dan Yudi Hardiyanto, S.Pd., Sekretaris PKS OKU, dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Makan Kota Baru 2, Selasa (11/8/2020).

“PKS secara tegas bahwa kita solid dan mendukung penuh pemenangan pasangan Bekerja serta siap mengerahkan semua potensi dan resource PKS untuk memenangan Pak Kuryana dan Johan pada Pilkada 2020 ini,” terang H. Junaidi Hambo.

Junaidi Hambo menjelaskan bahwa DPP PKS telah menerbitkan SK dukungan yang merupakan hasil keputusan bersama seluruh pengurus harian DPD PKS OKU.

“SK sudah final, tidak mungkin kami berubah, SK ini juga telah melalui proses panjang sejak 2016, kami telah melakukan penjaringan, dan meminta masukan pengurus dan kader,” terang H. Junaidi Hambo.

Saat ditanya terkait langkah-langkah yang telah dilakukan dalam rangka pemenangan pasangan BEKERJA, Junaidi Hambo menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan konsolidasi internal dengan mengumpulkan Kader DPC dan DPRa

“Kta sudah menyatakan sikap solid mendukung Pasangan BEKERJA, Konsolidasi kader di semua jenjang telah kita lakukan, dan kita sudah membentuk tim pemenangan PKS untuk bekerjasama dengan tim pemenganan Bekerja memenangkan pasangan Kuryana -Johan,” beber H. Junaidi Hambo.

Kader Mbalelo Akan di Sanksi

Terkait adanya kader PKS yang membelot dan mendukung pasangan lain dalam Pilkada 2020, H. Junaidi Hambo menyampaikan bahwa yang bersangkutan bertindak atas nama pribadi bukan atas nama partai.

“Mengenai saudara Eko Sungkono Patra (ESP) kami menegaskan bahwa semua itu bukan arahan dan diluar kendali partai tapi pilihan pribadi yang bersangkutan,” tegasnya.

Menurutnya terkait ESP, PKS sudah mengambil tindakan tegas kepada yg bersangkutan dengan memanggil dan melaporkan ESP ke DPW PKS Sumsel.

“Ini keputusan jamaah, bila ada keputusan harus taat, kalau ada yang mbalelo pasti ada sanksi,” tambahnya.

Sebagai partai yang dikenal solid, Junaidi Hambo menyampaikan bahwa pihaknya merasa terganggu dan malu dengan adanya kader yang justeru mendukung pasangan lain.

“Mekanisme internal partai telah kita lakukan, kita menunggu sanksi apa yang akan di jatuhkan oleh partai, sanksi paling berat adalah pemberhentian dari keanggotaan partai,” pungkasnya. (Alv)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *