Kajari Dituding Paksakan Pembangunan Gereja. Amal Hamzah : “Katanya Dia Mengerti Hukum. Dia Sendiri Yg Melanggar Aturan”

Viewer : 260 Kali
Bersama Pengurus Forum Umat Islam Bersatu
Bersama Pengurus Forum Umat Islam Bersatu

Malili, libasnews-

Kian hangatnya berita rencana pembangunan Gereja Katolik Paroki St. Yosep di Kota Malili, terus menuai kecaman.

Setelah Ketua FPI, kini kecaman serupa datang dari Persatuan Mubalig Islam Luwu Timur (Persamil).

Melalui pesan singkatnya kepada redaksi libasnews, Ustadz Amal Hamzah, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Persatuan Mubalig Luwu Timur (Persamil), mengingatkan agar tidak melibatkan, termasuk meminta dukungan umat muslim dalam perencanaan pembangunan rumah ibadah umat katolik tersebut, apalagi mereka yang tidak paham agama, karena hukumnya dosa, terang Amal Hamzah, sembari mengutip salah satu ayat al qur’an.

“Sy sampaikan jgn coba-2 melibatkan org islam yg kebetulan belum faham tentang aturan dlm islam dengan masalah ini. Hukumnya dosa dlm islam memberi dukungan kpd mereka QS 4 ayat 85.” Jelas Amal Hamzah.

Selain itu, Ustadz Amal Hamzah juga menyoroti dan menyayangkan dugaan keterlibatan kepala kejaksaan luwu timur dalam “upaya” memuluskan rencana pembangunan gereja katolik diwilayah perkantoran kota Malili yang menurutnya telah melanggar aturan.

Mubalig yang kini menjadi Imam di Masjid Syuhada kota Malili, Desa Puncak Indah ini mengaku wajar, serta tidak menyalahkan bagi tiap individu mengurusi agamanya. Bahkan menurutnya itu adalah “kewajiban”, selama tidak melibatkan umat lain, khususnya umat Muslim.

“Sbgi penganut agama, mereka wajib dan wajar untuk mengurusi agamanya. Cmn d sayangkan katanya dia mengerti hukum. Dia sendiri yg melanggar aturan,” terang Amal Hamzah. (Arsad/R1).

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *