Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes Mengikuti Sosialisasi Pengarusutamaan Gender Yang Diselenggarakan P3E

Viewer : 32 Kali
IMG-20200828-WA0007
Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes Mengikuti Sosialisasi Pengarusutamaan Gender Yang Diselenggarakan P3E

Palopo, Libasnews.co.id-

Ketua TP PKK Kota Palopo dr. Hj. Utia Sari Judas, M.Kes didampingi Ketua DWP Iznada Firmanza Mengikuti Sosialisasi Pengarusutamaan Gender di Wilayah Ekoregion Sulawesi dan Maluku yang diselenggarakan oleh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Sulawesi dan Maluku, yang dilaksanakan secara Virtual di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III, Jumat 28 Agustus 2020.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Mendukung Percepatan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sambutan Ketua TP PKK Prov Sulsel Ir. Liestiaty F. Nurdin, M.Fish Saat membuka acara menyampaikan
Selamat Datang Kepada Seluruh Peserta dan mengapresiasi atas diselenggarakan kegiatan Pengarusutamaan Gender di Wilayah Ekoregion Sulawesi dan Maluku.

“Diawali dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Nasional.

Jadi bagaimana wanita bisa punya akses dan kontrol terhadap sumber daya mendapatkan manfaat dan terlibat dalam pengambilan keputusan yang sama dalam proses pembangunan”.

“Suara perempuan itu harus di dengar karena tidak semua pendapat laki-laki itu sama dengan keputusan perempuan jadi mereka harus ikut didalamnya”. Ungkapnya

Bagaimana peran organisasi-organisasi wanita yang ada di kabupaten/kota dapat mengedukasi masyarakat, turun untuk memberikan training pelatihan-pelatihan, bagaimana pemanfaatan pekarangan, membagikan bibit bantuan dari Lingkungan hidup dan kehutanan.

Peran wanita sudah diakui oleh Presiden pada saat pertemuan nasional PKK Presiden RI menyampaikan Ayo PKK semua harus terlibat dalam pembangunan nasional, bagaimana menurunkan angka stunting, mengurangi penggunaan sampah plastik untuk membantu Pemerintah”.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara mengimplementasikan ilmu yang telah di dapatkan sebelumnya dan berharap sosialisasi ini dapat mencetak Pengarusutamaan Gender dan sekaligus menjadi media meluruskan program-program untuk mendukung kebijakan pembangunan yang responsif Gender”. Tutupnya (Hms/Agghacheno85)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *