Lesehan Lela Palopo Serahkan Bantuan Peralatan Pelindung Diri Melalui Posko FPI Peduli Covid-19

Viewer : 145 Kali
IMG-20200415-WA0006

Palopo, Libasnews.co.id-
Aktifnya Front Pembela Islam Luwu Raya, khususnya DPD Kota Palopo dalam berbagai aksi sosial kemanusiaan terus mendapat simpati dan dukungan masyarakat dari berbagai kalangan.
Hal itu dibuktikan dengan keterlibatan sejumlah warga, mulai dari Pelajar, Mahasiswa, pengusaha, hingga para tenaga profesional, dalam berbagai kegiatan sosial yang dilakukan FPI diwilayah Luwu Raya.
Sayangnya, sebagian warga yang ikut andil dalam sejumlah kegiatan yang dilakukan FPI diwilayah Luwu Raya enggan namanya dipublikasikan dengan alasan tidak ingin disebut “riya”, meskipun pihak FPI sudah meyakinkan sebagai bentuk pertanggungjawaban sosial kepada publik, namun sebagian warga yang terlibat membantu aktifitas sosial yang dilakukan FPI Luwu Raya tetap tidak ingin namanya dipublis.
Meski demikian, pihak FPI Luwu Raya, khususnya DPD Kota Palopo tetap mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua warga yang telah ikut membantu dan mempercayakan amanah melalui FPI.
“Kepada yang telah mempercayakan amanahnya melalui FPI, baik secara perseorangan maupun kelompok, kami mengucapkan terimakasih, dan semoga Allah swt menggantikannya dengan amal yang berlipatganda.” tutur Sukiman.
Meski sebagian besar “donatur” enggan namanya disebutkan, namun berkat pendekatan dan penjelasan tentang pertanggungjawaban amanah, akhirnya ada juga beberapa diantaranya yang mau namanya dipublikasikan.
Sebut saja Rumah Makan Lesehan Lela yang menyerahkan sejumlah peralatan pelindung diri melalui posko FPI yang terletak dijalan sungai pareman 2 Kota Palopo.
Selain Masker yang diperuntukkan untuk warga, Lesehan Lela juga menyerahkan bantuan sejumlah “Jas Hujan” yang diperuntukkan bagi para tenaga relawan yang telah bergabung diposko FPI Peduli Covid-19 Kota Palopo untuk digunakan dalam berbagai aktifitasnya, terutama saat akan turun melakukan penyemprotan desinfektan.
“APD seperti ini juga kita akan berikan kepada tenaga medis sekiranya ada yang membutuhkan,” terang Sukiman.
Untuk diketahui, sebelumnya sejumlah tenaga kesehatan diberbagai Rumah Sakit di Kota Palopo terpaksa menggunakan “jas hujan” sebagai salah satu alat pelindung diri sementara sebelum mereka mendapatkan bantuan APD sesuai standar kesehatan.
Lebih jauh Sukiman berharap, eksistensi FPI diwilayah Luwu Raya bisa terus ditingkatkan, “khususnya dalam hal memberikan pelayanan kepada umat sebagaimana motto FPI sebagai pelayan umat.” Harapnya. (Fr082)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *