Pemerintah Desa Tole Fokus Pembangunan Irigasi Untuk Petaninya

Viewer : 66 Kali
Pemerintah Desa Tole Fokus Pembangunan Irigasi Untuk Petaninya
Pemerintah Desa Tole Fokus Pembangunan Irigasi Untuk Petaninya

Malili_Lutim, Libasnews.co.id –

Pelatihan cocok tanam dan penggunaan pupuk dan pestisida non kimia yang dilakukan diaula pertemuan kantor Desa Tole, selama empat hari telah berakhir pada hari ini, Senin 27/9/2021.

Program pelatihan yang dimaksud adalah cara tepat untuk menghasilkan panen maksimal dengan tidak melulu mengandalkan pupuk maupun petisida yang mengandung zat kimia berlebih, dengan tujuan lainnya yakni mengubah pola pertanian lama dengan mengandalkan bahan-bahan ramah lingkungan seperti sampah rumah tangga dan lain sebagainya.

Dalam kegiatan ini, pemerintah Desa Tole, Kecamatan Towuti bekerja sama dengan Perusahan Tambang Nikel dalam Program Pengembangan Pemberdayaan (PPM) PT. Vale Indonesia Tbk.

Dalam kegiatan pelatihan yang digelar selama empat hari tersebut dihadiri puluhan kelompok tani yang ada didesa Tole dengan antusias.

Adapun warga yang mengikuti pelatihan itu mengatakan kalau mereka sangat sepakat dengan cara-cara yang diterapkan dalam pelatihan, dimana dalam pelaksanaan pola sri bisa mengehemat pemakaian pupuk.

“Kami setuju dengan apa yang kami dapatkan dalam pelatihan selama empat hari, dimana jika sebelumnya dengan menggunakan pola lama harus menggunakan pupuk yang lumayan banyak, dengan pola sri ini kami bisa menghemat pupuk hingga setengahnya” Ucap Kasman.

Disinggung mengenai peningkatan hasil panen selama ini, Kasman menjelaskan bahwa panen dari tahun ketahun lumayan baik, namun itu jika tanaman mereka tidak diganggu hama, serta dari pemerintah desa yang selalu memberikan bantuan serta semangat untuk untuk terus meningkatkan produksi pertanian.

Adapun kekurangan yang dimiliki petani didesa Tole yakni irigasi, dimana menurut Thala Malaka selaku Kepala Desa mengakui kalau memang yang jadi kendala adalah pengairan. Untuk itu, dirinya memfokuskan pembangunan irigasi khusus untuk warga Desa Tole.

“Pengairan masih menjadi kendala bagi petani didesa kami karena bendungan dihulu dipakai beberapa desa dimahalona raya, sehingga petani kami sering mengeluh tentang air untuk mengairi sawah mereka. Itu menjadi PR bagi kami pemerintah Desa, dan kedepannya kami akan fokus kesitu untuk peningkatan produksi pertanian Desa Tole” tutup Thala Malaka. (Ali Rauf)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *