Pemkot Palopo Berhasil Meraih Inovasi Banua Merah “Bantu Anak Meraih Harapan”

Viewer : 73 Kali
IMG-20201112-WA0008
Pemberian Penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

Palopo, Libasnews.co.id-

Pendampingan Implementasi Reformasi Birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dam Reformasi Birokrasi.

Sekaligus dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020, yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Kamis 12 November 2020.

Pemberian Penghargaan Top 30 Inovasi Pelayanan Publik tingkat Provinsi Sulawesi Selatan untuk Kota Palopo berhasil mendapatkan penghargaan satu Inovasi yaitu atas Inovasi Banua Merah (Bantu Anak Meraih Harapan) yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Prov Sulsel Kepada Maryam Selaku Penanggung Jawab Program Promosi Kesehatan Puskesmas Wara.

Dalam Laporannya, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Selatan Andi Mirna, SH menyampaikan tujuan dari pelaksanaan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap implementasi sakip dan pelaksanaan reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan daerah dalam mencapai alur layanan yang simple, tepat sasaran, berkualitas dan berdaya saing dalam setiap pelayanan.

Peserta dari 8 kabupaten/kota dan untuk Pendampingan evaluasi sakip dan RB dan untuk top 30 inovasi pelayanan publik salah satunya dari Kota Palopo.

Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Abdul hayat, M.Si menyampaikan Hari ini kita banyak berbicara tentang kinerja apa yang dilakukan selama ini harus kita pertanggung jawabkan.

Hari ini merupakan tindak lanjut dimana Menpan RB datang ke provinsi kemudian provinsi mencari kabupaten/kota yang mengalami keterlambatan untuk dilakukan pendampingan.

Dan tentu hari ini kita telah melakukan pendampingan dengan cermat dan mungkin saja masih ada opd yang mengalami keterlambatan mengapa kemudian ini dilakukan dimana disampaikan kurangi konsultasi ke pusat dan perbanyak teori dilapangan.

Karena kita merupakan perpanjangan tangan dari pusat, perbaiki regulasi dari tahun ke tahun harus kita perbaiki kita harus yakin bahwa apabila kabupaten kota kuat dengan reformasi birokrasi maka provinsi akan kuat jika provinsi kuat maka Indonesia akan tangguh yang terpenting disini adalah komitmen leader kita. (Hms/Agghacheno85)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *